Mulai tanggal 1 April aku udah mulai mikir mau kasih kado apa buat Datul. Akhirnya dapat ide, mending kasi jam tangan aja soalnya aku belum pernah melihat dia menggunakan jam tangan.
Dari hari Kamis dah berusaha hubungi Ghaffar. Akhirnya kami janjian hari Jumat setelah habis shalat Jumat pergi berburu kado. Tapi Ghaffar ternyata punya schedule laen, akhirnya baru setelah selesai ashar kami berangkat.
Dari kampus teknik aku pergi ke mesjid Lampriek, soalnya Ghaffar telah menunggu di sana.
“Far, aku mo beli kado. Kadonya jam tangan. Dimana caranya ya?” Tanyaku .
“Ga tau juga aku Ben.” Jawab Ghaffar.
Pertama kami mengunjungi daerah Peunayong. Ternyata ada toko jam di sana yang ada di depan toko alat-alat pancing. Banyak jam di sana tapi ga ada yang menarik di hatiku.
Akhirnya kami mutar-mutar dulu dan akhirnya ke Pasar Aceh. Ternyata jam telah menunjukkan angka 17.30 WIB. Pasar Aceh mulai tutup. Baca Selengkapnya