Cinta Tanpa Kata

Seseorang membaca blogku dan mulai berbicara. “Cintamu tidak sedalam cinta yang aku punya.”

Saat itu aku tidak membalas apapun yang hendak dikatakannya. Aku cuma diam, takzim, mendengarkan runut cerita berikutnya.

Engkau mencintai dengan kata-kata, dengan berbicara, dengan berbahasa. Engkau bercerita di mulut keduamu ini, tentang segala hal yang engkau rasa. Pitin-pitin hati yang memilin. Sebuah rasa yang sulit engkau tanggung, membeban di dalam hati lantas engkau tumpahkan di sini. Dan aku sungguh berbeda darimu. Cintaku lebih tulus daripada cintamu. Cinta tanpa kata.

“Cintaku bukan cinta seorang pelangi. Cinta yang indah untuk dilukisi dan dipandangi. Namun cinta itu timbul setelah hujan menderita, mati menjadi air dari gugus-gugus awan yang luruh.

“Apa engkau sanggup mencintai seperti aku? Mencintai seseorang tanpa harus berkata bahwa engkau mencintainya. Mencintai dengan segenap hatimu, bukan cuma oase yang terbit dari bibir-lidahmu. Mampu belajar mencintai bahwa engkau bukanlah seseorang yang dicintai. Mampu teguh berdiri dan mencintai seseorang yang dicintai oleh orang yang engkau cintai. Apakah cintamu sudah mampu sedalam itu?

“Engkau bahkan tidak lebih dari seorang pencemburu. Lebih mementingkan dirimu sendiri dibandingkan tentang rasa cintamu itu. Cinta yang tidak jauh dari sekedar napsu. Ketulusanmu belum lagi teruji.”

Sampai akhir dia berkomentar, aku tetap diam tidak menggubris. Seperti dia, cintaku adalah cinta tanpa kata. Cinta yang tidak perlu aku komentari. Cinta yang tak perlu aku jelaskan mengapa dia datang, mengapa harus harus berbicara dengan kata-kata, atau mengapa aku harus menuliskannya.

Kadang aku bisa sangat bingung, saat seseorang bertanya atas dasar apa dia dicintai. Karena aku mencintainya tidak dengan menggunakan alasan-alasan, namun dari hati.

  • Cinta sejati… 🙂

  • hehehe…

  • rein

    Klo bnr2 cinta hrs diungkapkan.
    Tp jgn ngarep dibls.
    Orang yg mncintai tp tdk mngungkapkan, justru egois.
    Klo itu cinta trlarang atau smacamnya, mungkin gpp tdk diungkapkan.
    Tp biasanya orang yg gak mau mngungkapkan cinta itu cm krn takut ditolak.
    Apalagi klo ketahuan orang lain klo dia ditolak.
    Brarti cintanya tipis bgt kan, kalah ama gengsi.

    Versi di film : “klo km mncintai tapi tdk pernah mngatakan klo km mencintainya, itu sama jahatnya dengan kamu mengatakan kamu mncintainya padahal kamu tidak pernah mencintainya”

  • Apa engkau sanggup mencintai seperti aku? Mencintai seseorang tanpa harus berkata bahwa engkau mencintainya. Mencintai dengan segenap hatimu, bukan cuma oase yang terbit dari bibir-lidahmu. Mampu belajar mencintai bahwa engkau bukanlah seseorang yang dicintai. Mampu teguh berdiri dan mencintai seseorang yang dicintai oleh orang yang engkau cintai. Apakah cintamu sudah mampu sedalam itu?

    Di situ intinya 🙂

  • reaz

    Cinta….. Apalah artinya…
    Hanya bisa kurasa namun tak pernah ku mengerti
    Hanya terdiam dalam sunyi
    Diriku tak mampu berkata
    Hanya ketulusan yang dapat kuberi
    Aku hanya mencintaimu tanpa mengharap hal yang sama darimu
    Karena aku tahu kau takkan pernah mencintaiku

    Aku hanya ingin melihat kau tersenyum
    Dan disaat itupun aku bisa tersenyum untukmu
    Aku hanya ingin melihat kau bahagia
    Walaupun aku harus mengorbankan semua yang kumiliki
    Aku akan melakukan semua itu
    Untukmu wanita yang kucintai

  • subhanallah, izin share ya…

  • silahkan mas anis

  • Pingback: cinta Annis@: Cinta Tanpa Kata()