Sekufu

Sekufu. Dulu aku mengira bahwa sekufu itu adalah persepsi dari tingkatan iman, sehingga suatu hari aku diingatkan: “siapa yang mampu menilai tingkatan iman seseorang kecuali Allah?

Aku merenung. Dia benar.

Salah satu yang terbaik dalam mencari pasangan nikah adalah sekufu. Sekufu yang berarti bersederajat. Jika seseorang itu dari seorang bangsawan, alangkah lebih baik jika pasangannya juga bangsawan. Kesederajatan ini membuat salah satu pasangan tidak minder kepada pasangan yang lain jika terjadi masalah.

Dulu aku mengira sekufu ya berarti iman, bukan dalam konsep kesamaan pendidikan, kedudukan, atau kehormatan. Bukankah manusia itu setara di mata Tuhan dan yang paling bagus manusianya adalah yang paling takwa. Awalnya aku mengira demikian, bahwa sebagai seorang tarbiyah aku harus mencari seseorang yang juga berasal dari kalangan tarbiyah.

Namun, ternyata dikotomi dalam pengertian sekufu itu bukan dari keimanan. Karena cara pandang manusia teramat berbeda dengan konsepsi cara pandang Tuhan.

Baca Selengkapnya

Racun dan Madu

Jika saya memegang racun dan mengatakan itu madu, apakah substansi racun akan berubah menjadi madu?

Dengan tegas kita akan mengatakan TIDAK! Madu adalah madu. Racun adalah racun.

Tetapi tidak demikian. Banyak dari kita akan berikrar, itu adalah madu walau substansi sejatinya adalah racun. Demikianlah hidup ini yang terkadang serba tidak menentu. Dari suatu madu terkandung racun dan dari apa yang kita kira racun sesungguhnya adalah madu.

Racun-racun yang mulai menyebar sekarang ini rasanya lebih manis dari madu. Dan orang-orang yang berusaha membela keaslian madu dianggap sebagai mereka yang menebarkan racun.

Baca Selengkapnya

Emailgram Perak

Jujur, aku tidak tahu siapa penemu emailgram perak. Namun, jika dia seorang Islam kemungkinan besar dia akan masuk surga karena jasanya tersebut. Mengapa? Karena hampir setiap kita diberi keuntungan atas temuannya tersebut. Hampir setiap hari kita tidak lepas dari bercermin, dan emailgram perak berperan penting dalam proses tersebut. Emailgram perak adalah pelapis pada kaca sehingga kita mampu bercermin dengan sempurna.

Kadang aku sering mendengar orang-orang berkata berkaca diri. Artinya, setiap orang harus mengevaluasi apa yang terjadi pada dirinya agar menjadi lebih baik. Sayangnya, sering kali kita mampu mengevaluasi diri namun tidak juga menjadi lebih baik. Aku, contohnya. Aku kadang tahu di mana letak salahku namun agar berlaku kebaikan dari apa-apa yang aku tahu itu salah, aku belum lagi mampu.

Bercermin tidak harus melalui diri sendiri. Capek! Ada cara yang lebih mudah untuk menilai diri kita seobyektif mungkin. Caranya adalah dengan menjadikan orang-orang lain sebagai cermin kita. Cermin yang paling bagus adalah musuh kita, mengapa? Karena dengan egonya dia menilai kita secara “jujur”.

Baca Selengkapnya

Ayo Jadi Sapi

Sapi kamu!

Kontan, orang jika dikatai demikian pasti akan sangat marah. Reaksi paling respontif untuk menekan kemarahan adalah muka mereka memerah, namun ada juga yang tersenyum mendengar itu. Mungkin kebetulan mereka sedang tuli.

Kadang aku berpikir, menjadi sapi itu menarik. Aku melihat proses memamah biak yang dilakukan oleh sapi dan aku ingin menerapkannya di dalam diriku sendiri.

Pertama, sapi memakan rumput-rumputnya dan langsung memasukkannya ke dalam lambung, jika suatu ketika sapi sedang santai, dia akan memuntahkan kembali makanan itu untuk dikunyah pelan-pelan. Dengan santai sapi mengunyah rumput-rumput itu hingga halus dan memakannya kembali.

Aku berpikir, bagaimana jika hal tersebut aku terapkan di dalam proses pembelajaran?

Baca Selengkapnya

Kehidupan dan Lukisan

Pernah memandang lukisan? Apa pendapatmu tentang lukisan.

Walau setiap orang memiliki rasa tersendiri terhadap seni, bahkan juga lukisan, namun kita memiliki satu pendapat yang sama untuk menilai lukisan: kita tidak bisa menilai sebuah lukisan hanya dengan mengandalkan satu titik.

Apa pendapat orang tentang lukisan Monalisa. Indah? Bagaimana jika kita menilai lukisan tersebut hanya pada satu titik, misalnya sebintik titik pada fokus mata lukisan tersebut. Adakah unsur keindahan?

Lukisan menjadi indah ketika semua warna bercampur menjadi satu. Entah itu garis, kurva, garis lengkung, atau apalah. Sejatinya keindahan lukisan adalah warna. Karena warna dia bermakna.

Baca Selengkapnya