Cuma Untuk Manusia

Aku lihat perempuan-perempuan, lelaki-lelaki. Mereka manusia atau hewan? Jika hewan, marilah kusebut mereka betina-betina dan pejantan-pejantan.

Engkau lihat. Perempuan-perempuan yang engkau kata adalah pembaharu, mereka dengan ide-ide kesetaraan. Mereka tak lebih daripada pembodohan. Mereka cuma pesolek. Mereka lacurkan wanita kembali kepada kebiadaban hewani. Mereka solek wanita-wanita lantas pria pun berdecak kemudian apa yang terjadi: pria tidak lagi menilai wanita dari kewanitaan selain daripada kecantikan. Tak ada lagi harga bagi ide-ide segar yang dipanggang dari otak-otak wanita. Wanita menjadi betina.

Dan untuk lelaki. Engkau agungkan lelaki dari otot-otot mereka. Engkau bawa lagi lelaki jauh ke dasar jurang hewani, ketika lelaki cuma menjadi pekerja. Lelaki sejati dinilai dari seberapa tangguh otot-otot mereka. Engkau sadari itu. Kau juga hewan.

Baca Selengkapnya

Manusia-manusia

Terkadang. Bukan hanya terkadang, mungkin hampir terlalu sering aku lelah dengan manusia. Lelah memahami setiap keinginan-keinginan mereka. Terkadang keinginan mereka begitu berlimpah, abstrud, tak jelas, dan plin-plan.

Tidak hanya itu, manusia juga sering kali berubah haluan secara drastis. Akupun sekarang adalah manusia. Dan aku menjadi lelah terhadap diriku sendiri.

Memahami apa yang jiwaku inginkan. Keinginan-keinginan yang terkadang dianggap lahiriah namun sebenarnya adalah keinginan-keinginan yang semata-mata dituntun oleh napsu. Hanya sebuah keinginan, bukan sebuah cita-cita. Adalah berbeda antara keinginan yang menjadi harapan kosong dengan sebuah cita-cita. Sebuah cita-cita adalah sebuah keinginan yang menuntut penyelesaian, namun harapan kosong selalu menjadi alam khayal yang tak pernah mampu memayapada.

Baca Selengkapnya

Sebaik-baik Lelaki

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).(Q.S. An-Nur : 26)

Sebuah logika sederhana dan penuh keadilan dicetuskan Tuhan. Seorang lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula. Dengannya diharapkan jika ingin mendapatkan seorang istri yang baik sudah sepatutnya seorang lelaki juga harus menjadi baik.

Apakah patut? Seorang lelaki yang tidak menjaga dirinya mendapatkan seorang wanita yang selalu menjaga dirinya dan berserah diri kepada Allah.

Baca Selengkapnya

Apa Kamu Tidak Malu?

Ben, apa kamu tidak malu menulis di blogmu tentang hal-hal pribadi tentang kamu?

Seorang teman pernah bertanya demikian padaku. Aku menjawab santai dengan tidak lupa memberikan senyuman khasku. “TIDAK!” Jawabku.

Hal-hal yang kuberitakan di blog ini bukanlah suatu berita besar, cuma beberapa kisah cinta, patah hati, dan hal-hal lebay lainnya yang memang aku membutuhkan aktualisasi diri. Tak mungkin aku pendam semuanya. Sebagian yang aku pendam cenderung terlupakan.

Aku tidak pernah membuat suatu diary khusus. Aku cuma memiliki sebuah blog, yang di sana aku menulis perjalanan hidupku, menulis kisah-kisah cintaku karena itu adalah bagian yang paling ingin aku kenang. Mungkin dengan berlebay-lebay bercerita di blog ini, pada suatu masa nanti aku akan kembali menelusuri setiap lembaran yang pernah aku ceritakan.

Andai temanku itu tahu, aku pernah kehilangan cinta karena blog ini.

Baca Selengkapnya

Paradoks Tahun Baru

Aku heran kawan,
Masehi bukanlah budayaku
namun seisi dunia rasanya tergugah
ada beberapa yang memberi aba
inilah tahun ketika kita instropeksi
bagiku teman, hisap adalah setiap hari,
bukan seabad sekali

Engkau lihatlah kawan
langit malam ini cerah megah
bintang-bintang mati diganti petasan warna-warni
tapi aku sakit hati kawan
betapa mereka mudah membeli semua itu
daripada mengulurkan tangannya menderma

Ada apa ini kawan?
aku gundah, semesta gundah
kalut tak berperi
jiwa negeri ini tidak lagi utuh
aku melihat kita telah berganti rupa

Banda Aceh, 31 Desember 2009

Baca Selengkapnya