Akhirnya Trading Lagi

Sepertinya bang Pmen terenyuh denganku. Waktu bang Pmen menceritakan kalo duit $20 dari kami untuk membayar hosting digunakannya untuk trading dan membengkak menjadi $1000 dalam 3 minggu, aku memelas. “Beni dah ga trading lagi semenjak loss $162, ga ada modal,” kataku.

Eh ga disangka, beberapa waktu lalu bang Pmen tanya. “Account Liberty Reserve mu berapa Ben?

U8437290” Jawabku.

Ok, udah aku kirim $50 ya ke accountmu,” katanya.

Baca Selengkapnya

Kesombongan Dan Penghargaan

Hidup baru saja memberi pelajaran baru padaku beberapa hari yang lalu, pelajaran; kesombongan dan penghargaan. Suatu pelajaran yang memang awalnya agak mengusik namun setelah kurenungkan mampu memberikanku pengalaman baru, konsepsi dasar manusia.

Jika manusia merasa statusnya meningkat, maka di sana akan timbul sikap ingin dihargai dan sekelumit kesombongan. Aku mengatakan sekelumit kesombongan karena aku sendiri tidak terlalu memahami sejauh mana kesombongan yang terdapat pada manusia-manusia seperti itu.

Jujur, penilaianku ini adalah generalisasi terhadap manusia walau kenyataannya apa yang kualami adalah hanya satu kisah nyata dan dilakukan hanya oleh satu manusia. Namun aku rasa wajar saja jika aku mengeneralisasikannya. Sah! Toh ini tulisanku.

Kisahnya terjadi pada hari minggu, 16 November 2008. Berawal dari kepulanganku ngopi setelah lelah mengadakan pelatihan blogging gratis untuk anak-anak SMU bersama kawan-kawan Aceh Bloggers.

Baca Selengkapnya

ABC: Blogging for Education

Hari ini, 1 November 2008 adalah hari ulang tahun Aceh Blogger. Untuk merayakan hari jadi tersebut kami berencana membuat sebuah bakti untuk Aceh, yaitu mengadakan pelatihan blogging bagi siswa-siswi SMU seluruh Banda Aceh dan Aceh Besar. Rencana awal, pelatihan tersebut akan diadakan bertepatan pada tanggal 1 November, namun karena sesuatu dan lain hal maka dengan amat terpaksa acara tersebut diundur menjadi tanggal 15-16 November 2008.

Kami mengangkat sebuah tema: Blogging for Education.

Baca Selengkapnya

Pemilu Aceh Di Bawah Ancaman

Habis shalat subuh, di meja ruang tamu aku lihat ada koran Kontras No. 461 Tanggal 30 Oktober – 5 November 2008. Awalnya saya tertarik karena ada berita tentang Syech Puji, seorang yang mengaku kiai yang menikah dengan anak berumur 12 tahun.

Kebiasaan, saya selalu membaca koran atau majalah dari halaman belakang. Dari halaman belakang memang saya temui berita tentang Syech Puji tersebut. Menarik juga membaca kegiatan yang dilakukannya, dan mengatasnamakan Agama sebagai legitimasi tindakan.

Namun begitu menuju ke depan, saya menemukan berita tentang “Pemilu Di Bawah Ancaman“. Lagi-lagi kader PKS diintimidasi oleh kader-kader partai lain.

Baca Selengkapnya

Mengapa Aku Malas Infak

Akhir-akhir ini aku malas infak.

Bukan apa-apa, tapi sepertinya kok di Banda Aceh ini semakin banyak saja pengemis. Dan rasanya mengemis itu bukan lagi suatu yang memang dilakukan karena terpaksa, namun sudah menjadi pekerjaan tersendiri.

Jangan salah, omset mengemis itu satu bulan lebih tinggi daripada gaji seorang PNS.

Kadang aku kecewa dengan para pengemis. Mereka sepertinya tidak sadar, akibat kebanyakan dari mereka yang mengemis untuk pekerjaan telah membuat banyak orang menjadi apatis dengan kemiskinan. Paling tidak contohnya aku.

Baca Selengkapnya