Manusia Perahu Adalah Saudara Kita

Muslim RohingyaPermulaan tahun 2009, pekan kedua bulan Januari dan awal Februari, Aceh kedatangan ratusan tamu luar negeri yang dibuang oleh negaranya sendiri. Sungguh malang nasib tamu yang terkenal dengan sebutan “manusia perahu” ini. Di negeri asalnya disiksa dan dizalimi, di negeri tetangga diusir dan dibuang. Dan sekarang, tamu yang merupakan Muslim Rohingya itu terdampar diperairan Sabang dan Idi Rayeuk, Nanggroe Aceh Darussalam. Akankah mereka akan mengalami nasib serupa dari pemerintah kita?

Manusia tanpa negara

Etnis Rohingya adalah orang-orang tanpa kewarganegaraan yang mendiami kawasan perbatasan antara Myanmar-Bangladesh. Di Myanmar mereka mengalami penganiayaan dan siksaan yang brutal dari rezim junta militer. Inilah yang memaksa mereka menjadi manusia perahu yang berlayar dari satu negara ke negara lain, terutama Thailand, Malaysia dan Indonesia, untuk mencari tempat penghidupan yang lebih baik. Selain Myanmar, Thailand adalah negeri yang paling tidak bersahabat dengan orang Rohingya. Pemerintah negeri yang dulu bernama Siam itu selalu bertindak keras dan kasar bahkan mengarah ke pembantaian.

Baca Selengkapnya

When Everyone Just Thinking About Their Selves

When everyone just thinking about their selves.
Ketika semua orang hanya berpikir tentang diri mereka sendiri.

Begitulah watak dasar manusia yang kutemukan dikebanyakan hati manusia. Dan mereka jarang sekali berpikir tentang sekeliling mereka terkecuali jika itu memiliki arti bagi mereka atau manfaat. Jarang sekali dewasa ini seseorang melakukan sesuatu dengan ketulusan.

Aku berharap, argumenku kali ini salah besar. Aku harap…

Baru-baru ini aku melihat Palestine, betapa bahkan sesama mereka saling tidak kompak padahal mereka menghadapi musuh yang sama: Yahudi.

Baca Selengkapnya

No Smoking

Aku paling benci dengan perokok. Terutama perokok yang tidak punya otak, moral, dan toleransi serta tenggang rasa.

Perokok bodoh yang ga tau diri. Yang cuma bisa ngepul asap kapanpun dia suka dan dimanapun tanpa mengerti dengan orang-orang disekelilingnya. Yang tidak punya toleransi serta tenggang rasa dengan merokok di ruang tertutup tanpa ventilasi, terlebih di ruangan ber-AC atau ruangan-ruangan pengap seperti dalam mobil, bus, dan lain-lain.

Perokok pekok!

Apa sih enaknya merokok? Padahal orang merokok awalnya adalah coba-coba dan setelah itu ketagihan. Orang-orang perokok adalah karena ingin dianggap lebih dewasa, atau karena pergaulan.

Jika memang itu alasan awal merokok pada camkanlah beberapa hal berikut ini:
Baca Selengkapnya

Rontokkan Saja Langit

RONTOKKAN SAJA LANGIT!

Tiba-tiba saja lelaki itu berteriak demikian. Keras, tegas, menggetarkan. Teriakan yang bukan hanya dari kerongkongan atau suara yang menyapu laring-laring. Itu teriakan hati, sebuah pemberontakan jati diri.

JIKA DIA MENJADI PENYEKAT ANTARA AKU DAN TUHAN, LEBIH BAIK LANGIT ITU RUNTUH.

Tersigap, aku mulai menepuk pundaknya. “Mengapa kau menghujat langit wahai lelaki?

Lelaki itu tidak berpaling, pandangannya tetap menuju atas langit. Aku tahu, dia tidak memandang awan yang menggumpal putih di sana. Lelaki itu menatap jauh melewati awan, melewati atmosfir bumi, melewati ribuan bintang dan planet, melewati galaksi. Dia menatap ke atas, langsung menatap mata Tuhan.

Baca Selengkapnya

Ta'aruf Gagal

Akhir-akhir ini aku kurang begitu perhatian dengan handphoneku. Terlalu banyak orang iseng, entah cuma sekedar misscall, atau sms yang enggak penting. Parahnya, ada beberapa yang misscall aku begitu aku hubungi kembali dia malah diam, tak bersuara dan beberapa lama kemudian mematikan teleponnya.

Kesel. Pasti!

Beberapa waktu yang lalu aku cek handphoneku. Ternyata ada sms dari Anda, kakakku.

Sedih juga. Anda mengabarkan kalau session ta’arufnya gagal. Ada ketidak-cocokan, sehingga diputuskan lebih baik tetap menjalin silaturrahmi sebagai seorang teman dengan pria yang ta’aruf dengannya.

Baca Selengkapnya