Call Me Hacker Part 2

hackerBeberapa orang merasa bangga jika sudah berhasil menghack puluhan website (cih, baru puluhan aja sudah bangga). Lantas mereka menggambar-gemborkan hasil raihan mereka tersebut ke forum-forum hacker, dengan bangga mereka berucap: “CALL ME HACKER!

Aku yang cuma korban hanya bisa melongo dongo. Anjrit!

Malah beberapa hacker lamerz, cracker, script kiddies yang berhasil membobol beberapa server melakukan ritual aneh mereka. Memasang bot, memasang backdoor, install psybnc atau install eggdrop, rm -rf /var/log/, dll. Beberapa malah lebih canggih, menjadikan server tangkapan mereka sebagai zombie, entah digunakan untuk melakukan spam, atau sekedar menjadi pion malang untuk melakukan serangan DDoS.

Baca Selengkapnya

Mari Hijaukan Bumi

Video di atas diambil dari group greenpiece, group yang aktif bersuara hijaukan bumi.

Sadar tidak, betapa bumi kita entah di sini atau di belahan dunia lain sedang krisis. Pemanasan global, efek rumah kaca, limbah minyak di pantai, dan secara tidak langsung kita juga akan terasa efeknya.

Baca Selengkapnya

Muka-muka: 1000 Wajah Baiquni

Terkadang aku suka bingung sendiri, mengapa hampir tidak ada orang yang bisa mengerti aku 100% dalam artian yang sebenarnya. Semakin lama seseorang mengenal diriku semakin mereka kebingungan, semakin mereka pusing untuk memenuhi ego kepuasan mereka terhadap pribadi seseorang: baiquni selalu berubah, tak pernah terikat waktu.

Seorang teman pernah mendefinisikan aku dengan hanya memperhatikan foto-fotoku di Facebook atau Friendster. Namun begitu awal pertama dia mendengar suaraku, semuanya menjadi begitu aneh dan membuyarkan. Aku tak serupa seperti yang dikira.

Baca Selengkapnya

Ego

Menggelitik. Hari ini aku mulai belajar memperhatikan egoku sebagai bukan bagian dari diriku. Aku menempatkannya di pelosok yang berbeda, dan aku memperhatikannya.

Gila. Begitu banyak keinginan yang ingin dicapai oleh egoisme tersebut. Tak cukup satu dia akan meminta yang lain, dan begitu tak terpenuhi sepenuh amarah menjalar. Dulu, amarah-amarah itu ku pendam. Sekarang, amarah-amarah itu ku pelajari, ku runut dimana letak keegoannya dan kemudian ku ulur hingga reda dia.

Ego itu terus bergolak. Kata guru-guru zaman, “biarkan ego itu mengalir, jangan dibebankan dan jangan pula ditahan, biarkan dia menikmati keegoisannya hingga segalanya menjadi begitu melelahkan dan selepas ego lelah maka jiwa yang memegang peranan. Tugasmu adalah memperhatikan.

Ada beberapa hal yang ego ilusikan pada kita; ketakutan, nilai, rasa, cinta, kebahagiaan, dll. Namun yang diilusikan adalah bagian terendah dari kadar-kadar. Ego memberikan alasan untuk setiap kebahagiaan, dengan memberikan nilai-nilai, rasa, atau ketakutan.

Baca Selengkapnya

Jejak Yang Hilang

Seharian aku stress. Bukan seharian, namun sepanjang tahun ini. Tepatnya sejak awal aku selesai Kerja Praktek (KP) di Arun. Tugas KP yang belum tuntas ku laksanakan, hingga… ah sudahlah, tak perlu rumit kuceritakan. Toh tak akan ada gunanya juga, tak pernah ada penyelesaian dari hanya beberapa komentar pembaca.

Namun ada satu yang kusadari, aku terlalu dalam menyimpan perasaan beku hatiku ini. Hingga kemarin, aku mencoba untuk lepas tertawa namun rasanya hatiku ini sesak. Bertingkah sok lebay namun diriku ini kosong hampa.

Beberapa hal telah ku coba. Apakah itu mengikuti perintah Tuhan atau turut nafsuku dicocok iblis. Semua hal telah, namun rasa sepi sunyi hampa ini tetap absolut tak pernah lekang oleh waktu. Tidak mengendur dia malah semakin menjadi.

Proses peluruhan diriku sedang berlangsung, dan dimulai hari ini.

Baca Selengkapnya