Archive | filsafat RSS feed for this section

Jejak Setapak Menuju Langit

Langkah-langkah tak boleh terhenti seketika. Harus terus berjalan, melangkah menuju puncak langit. Menuju gelap langit yang tak biru akibat bias lautan, menuju langit hampa dengan hamparan bintang tanpa bingkai bumi yang mengkotakkan. Langit sebenar-benar langit. “Bagaimana engkau mampu melangkah keluar dari kotak?” Tanya lelaki suatu ketika. Aku, pria, menjawab. “Dengan sepenuh kekuatan.” “Bagaimana dengan atmosfir [...]

Baiquni bacain donkAda 9 komentar

Kemana Lelaki Melangkah

Sampai sekarang, aku belum tahu, belum memahami, belum mengerti kemana jejak langkah lelaki akan surut atau berhenti sama sekali. Bahkan ketika kaki-kaki lelaki telah mati, akan ada yang menyambung langkah mereka. Akan ada orang-orang yang menjadi panjangan lidah-lidah lelaki. Sungguh, lelaki tak pernah mati. Kadang aku merasa tersindir. Lelaki mencibirku, “tak selayaknya pria selalu berbicara [...]

Baiquni bacain donkAda 8 komentar

Berbicara Tentang Cinta

Lantas cinta itu apa? Apakah rasa dalam diri yang bergolak, atau cuma nyanyian nafsu yang menggebu? Sumpah, aku tidak mengerti. Baru ku sadari, ternyata cinta pun memboyong nafsu, terlebih jika awal datangnya cinta dari pandangan, bukan dari kebaikan hati atau kekaguman. Lantas salahkah cinta jika dibarengi dengan nafsu? Sayangnya itu tidak salah sayang, sama sekali [...]

Baiquni bacain donkAda 12 komentar

Rontokkan Saja Langit

RONTOKKAN SAJA LANGIT! Tiba-tiba saja lelaki itu berteriak demikian. Keras, tegas, menggetarkan. Teriakan yang bukan hanya dari kerongkongan atau suara yang menyapu laring-laring. Itu teriakan hati, sebuah pemberontakan jati diri. JIKA DIA MENJADI PENYEKAT ANTARA AKU DAN TUHAN, LEBIH BAIK LANGIT ITU RUNTUH. Tersigap, aku mulai menepuk pundaknya. “Mengapa kau menghujat langit wahai lelaki?” Lelaki [...]

Baiquni bacain donkAda 10 komentar

Akhirnya Trading Lagi

Sepertinya bang Pmen terenyuh denganku. Waktu bang Pmen menceritakan kalo duit $20 dari kami untuk membayar hosting digunakannya untuk trading dan membengkak menjadi $1000 dalam 3 minggu, aku memelas. “Beni dah ga trading lagi semenjak loss $162, ga ada modal,” kataku. Eh ga disangka, beberapa waktu lalu bang Pmen tanya. “Account Liberty Reserve mu berapa [...]

Baiquni bacain donkAda 5 komentar

Switch to our mobile site


116 queries in 2.480 seconds.