Langkah-langkah tak boleh terhenti seketika. Harus terus berjalan, melangkah menuju puncak langit. Menuju gelap langit yang tak biru akibat bias lautan, menuju langit hampa dengan hamparan bintang tanpa bingkai bumi yang mengkotakkan. Langit sebenar-benar langit. “Bagaimana engkau mampu melangkah keluar dari kotak?” Tanya lelaki suatu ketika. Aku, pria, menjawab. “Dengan sepenuh kekuatan.” “Bagaimana dengan atmosfir [...]
Kemana Lelaki Melangkah
by Muhammad Baiquni on 3:12 pm in discussion, filsafat
Sampai sekarang, aku belum tahu, belum memahami, belum mengerti kemana jejak langkah lelaki akan surut atau berhenti sama sekali. Bahkan ketika kaki-kaki lelaki telah mati, akan ada yang menyambung langkah mereka. Akan ada orang-orang yang menjadi panjangan lidah-lidah lelaki. Sungguh, lelaki tak pernah mati. Kadang aku merasa tersindir. Lelaki mencibirku, “tak selayaknya pria selalu berbicara [...]
Berbicara Tentang Cinta
by Muhammad Baiquni on 12:45 am in filsafat
Lantas cinta itu apa? Apakah rasa dalam diri yang bergolak, atau cuma nyanyian nafsu yang menggebu? Sumpah, aku tidak mengerti. Baru ku sadari, ternyata cinta pun memboyong nafsu, terlebih jika awal datangnya cinta dari pandangan, bukan dari kebaikan hati atau kekaguman. Lantas salahkah cinta jika dibarengi dengan nafsu? Sayangnya itu tidak salah sayang, sama sekali [...]
Rontokkan Saja Langit
by Muhammad Baiquni on 2:26 am in cerita hati, discussion, filsafat
RONTOKKAN SAJA LANGIT! Tiba-tiba saja lelaki itu berteriak demikian. Keras, tegas, menggetarkan. Teriakan yang bukan hanya dari kerongkongan atau suara yang menyapu laring-laring. Itu teriakan hati, sebuah pemberontakan jati diri. JIKA DIA MENJADI PENYEKAT ANTARA AKU DAN TUHAN, LEBIH BAIK LANGIT ITU RUNTUH. Tersigap, aku mulai menepuk pundaknya. “Mengapa kau menghujat langit wahai lelaki?” Lelaki [...]
Akhirnya Trading Lagi
by Muhammad Baiquni on 9:50 pm in filsafat, my days
Sepertinya bang Pmen terenyuh denganku. Waktu bang Pmen menceritakan kalo duit $20 dari kami untuk membayar hosting digunakannya untuk trading dan membengkak menjadi $1000 dalam 3 minggu, aku memelas. “Beni dah ga trading lagi semenjak loss $162, ga ada modal,” kataku. Eh ga disangka, beberapa waktu lalu bang Pmen tanya. “Account Liberty Reserve mu berapa [...]
- Akhirnya Trading Lagi 24 November 2008
- Belajar Melupakan 6 May 2008
- Cinta Butuh Memahami 26 July 2010
- Website Pengganti Alternatif Katz.cd 26 March 2011
- Epigon: Saling Menginspirasi 14 May 2012
- Bagaimana Menemukan PHP Shell di Server 5 May 2012
- Mengapa Saya TIDAK Menulis 3 May 2012
- My 1st English Post 25 April 2012
- Aceh Bermartabat 18 April 2012
-
ragiel: Nasib anda seprti saya gan .. tpi kbtuln sya blum ...
-
Muhammad Baiquni: Salam kenal jug :)...
-
Muhammad Baiquni: Apa kabar Padang?!...
-
Muhammad Baiquni: teman saya itu memang langka diantara jutaan manus...
-
Muhammad Baiquni: para nabi, yang beriman sempurna kepada Allah, tid...


Recent Comments