Ikhlas itu Sungguh Teramat Indah

Hari ini aku chatting dengan bidadari. Dia bertanya mengapa aku menghapus dia di akun facebooknya. Sebelumnya dia sudah sms aku, telepon juga sudah. Dia minta kejelasan dan konfirmasi, jangan-jangan aku termakan seseorang yang sedang mengganggunya. Dia takut jika aku lebih mempercayai orang tersebut daripada dirinya yang sudah lama berkenalan.

Jelas dia salah sangka. Aku memang telah menutup akun facebookku jauh-jauh hari.

Kami pun chatting. Dia bercerita bahwa dia akan menikah tahun ini. Kali ini jujur-sejujurnya. Aku pun bahagia, dan entah mengapa tidak ada perasaan yang mengganjal di hati. Dulu, jika dia berucap demikian, akan sakit sekali hati ini namun sekarang perasaan itu telah pergi. Aku mungkin telah belajar setetes embun dari ikhlas.

Baca Selengkapnya

Cinta Ada Saatnya.

Perasaan yang membuncah, entah mengapa membuat aku mengirimkan pesan kepada sahabat terbaikku: lelaki. Isi pesannya, cukup aku dan lelaki yang tahu.

Aku masih menyimpan pesan Nuril, temanku di FLP yang tomboy, jenggo, dan suka sewot sama diriku yang entah mengapa tiba-tiba pengirimkan pesan tentang cinta. Akupun heran, dugaku, mungkin dia sedang jatuh cinta.

Assalamu’alaikum saudaraku,

Bila dirimu sekarang sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridha-Nya, bersabarlah dengan keindahan. Demi Allah, dia tidak datang karena kecantikan dan ketampanan, kepintaran ataupun kekayaan. Tetapi Allahlah yang menggerakkan.

Janganlah tergesa untuk mengekspresikan cinta kepada dia sebelum Allah mengizinkan. Belum tentu yang engkau cintai adalah yang terbaik untukmu. Siapakah yang lebih mengetahui melainkan Allah?

Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan derap-derap hati rapat-rapat. Allah akan menjawabnya dengan lebih indah di saat yang tepat.

Baca Selengkapnya

Taman Surga Ultah ke 24

Selamat Ulang Tahun Datul. Semoga umurnya semakin berkah.

Hari ini Datul ultah, seperti yang sudah-sudah akupun mengucapkan selamat kepadanya. Namun kali ini setiap kukirimkan sms ucapan selamat selalu gagal, aku tidak tahu mengapa. Mungkin sudah ganti nomor.

Aku tidak pernah mendengarkan lagi kabar tentangnya. Di facebook, sebelum aku matikan akun facebookku, orang terakhir yang kutambahkan sebagai teman adalah Puan, kawan dekat Datul dulu.

Di facebook Puan maupun Suri, aku tidak menemukan dia. Foto-fotonya pun tidak ada. Jujur, aku rindu.

Tulisan ini kubuat paksa dengan handphone karena sudah 3 hari ini aku demam dan tidak bisa membuka laptop. Aku begitu pusing dan mataku rawan sekali cahaya. Tapi aku merasa harus menulis pesan ucapan ini untuk menghormatinya.

Selamat ulang tahun Datul, semoga dengan semakin bertambahnya umur engkau mampu memaafkan aku. Menjadi sahabat seperti dulu lagi.

Baca Selengkapnya