Marxisme Untuk Pemula

Gara-gara membeli buku Marxisme Untuk Pemula waktu acara Peluncuran buku Lelaki di Gerbang Kampus yang diadakan oleh Gemasastrin, aku jadi penasaran dengan arus pemikiran kiri tersebut.

Kemarin, aku mengobok-obok website scribd.com untuk mencari buku yang bernama Das Capital volume I, dan ternyata bernama Das Kapital pada versi aslinya yang berbahasa Jerman. Buku itu diterbitkan oleh Karl Mark pada tahun 1867. Alih-alih sukses di Eropa, pembaca buku tersebut malah lebih berkembang di dunia Timur seperti Uni Soviet, bahkan Cina.

Secara ramalan, Marxisme TELAH GAGAL. Ramalan yang mengatakan bahwa kapitalis akan runtuh dan pada suatu saat akan berdirinya sosialisme dengan munculnya kediktatoran proletariat.

Baca Selengkapnya

Menjadi Apapun, Siapapun

Aku suka bergonta-ganti peran. Menjadi apapun, siapapun. Namun sayangnya, aku terjebak dengan karakter-karakter yang aku perankan. Aku menjadi reduksi, distorsi, aku kehilangan Aku yang sebenarnya. Aku mencari, namun dia telah lari.

Aku sering menyebut AKU yang hilang itu dengan “dia” atau “pria” atau “lelaki itu”. Aku kehilangan dia, seorang lelaki yang adalah pria (permainan kata yang memusingkan).

Pertama lahir, aku dididik dalam peran manja. Karakter khas seorang anak terakhir, lelaki satu-satunya. Apapun keinginanku selalu ada. Aku tidak diijinkan keluar rumah terlalu larut, bahkan diwajibkan tidur siang. Aku tidak boleh memegang pisau, tidak boleh mencuci, tidak boleh memotong, dan semuanya. Segala hal serba tidak boleh.

Baca Selengkapnya

Duhai Engkau Yang Begitu Lembut

Barusan tanpa tersadar aku menitikkan air mata. Aku melihat dia “Bidadari ketiga” di balik dunia maya, dan betapa aku tersadar betapa lembut hatinya, dan betapa kuat ghirahnya akan kemurnian mencapai Islam.

Detik itu, hatiku berdoa: “Ya Allah, catatlah dalam takdirku bahwa dia benar-benar akan menjadi bidadariku.

Duhai engkau yang begitu lembut. Yang tak pernah ingin menyakiti hati-hati manusia yang lain. Duhai engkau yang selalu bersyukur atas apa yang Allah turunkan kepadamu, dan yang bersabar atas apa yang Allah ujikan kepadamu. Duhai engkau yang selalu ingin berada di dalam jalan yang lurus.

Baca Selengkapnya

Baru Beli Buku

Sudah beberapa hari ini kakakku yang nomor 2 minta diantarin ke toko buku. Awalnya aku ogah, namun setelah diiming-iming bakal disubsidi Rp 100.000,- maka aku pun semangat. Hehehe…

Kemarin aku ke toko buku, tepatnya Rumah Buku di samping Cafee Niagara. Mungkin karena mati lampu jadi suasananya panas, mereka cuma mengandalkan genset untuk menghidupkan lampu namun AC na di matikan.

Udah itu, karena kami ke sana sekitar jam 6, kondisi toko juga mau tutup. Aku sedih, biasanya kami bisa meminta disampulkan buku secara gratis, namun karena pintu sudah mau tutup ketika aku membayar, yaudah semua buku kakakku dan bukuku tidak disampulkan. Padahal total belanja kami berdua cukup banyak lho, sekitar Rp 400.000,- lebih.

Baca Selengkapnya

Direct Selling Kader PKS

Aku baru baca-baca tentang militansi PKS di Direct Selling. Mumpung belum kampanye, tak masukin aja deh cerita ini. Hehehe…

Direct Selling (DS) merupakan bahasa yang tidak asing bagi kader PKS. Bahasa modern untuk menyebutkan silaturahim sambil promosi. Di era Pilgub dan akhir tahap I pemenangan pemilu 2009 ini, hampir semua DPD menyelenggarakan DS. Tidak terkecuali DPD Kabupaten Boyolali.

Sore itu seorang akhwat melangkah dari rumah dengan niatan ingin menjadi bagian dari kemenangan dakwah ini.

Baca Selengkapnya