SU-8300 Detectable on Ubuntu 10.04

Horee… !!! Banzai… !!! Cihuy… !!!

Modem SpeedUp 8300 (SU-8300) kakakku terdetek secara otomatis di Ubuntu 10.04. Aku senang sekali. Namun modemku yang asli si SU-8600U masih belum bisa terdeteksi.

Di Ubuntu 9.10, modem SpeedUp Su-8300 masih harus menggunakan jasa usb-modeswitch agar terdeteksi, namun tadi aku coba-coba test memasukkan modem kakakku itu eh kagak keluar layanan CD na. Trus aku cek ke gnome network-manager, ternyata keluar pilihan untuk memilih layanan 3G yang kita inginkan.

Aku senang sekali !!!

Senang banget !!!

Baca Selengkapnya

Akhirnya Subuh Jamaah Lagi

Hari ini aku senang banget. Aku akhirnya subuh jamaah lagi. Sudah beberapa hari ini aku tidak shalat subuh di mesjid. Selalu tidur di atas jam 12 malam membuat aku bangun lebih siang.

Padahal sudah dipasang alarm, tapi tidak juga membangunkan diriku. Dibangunkan oleh orang-orang rumah juga sudah, tetapi napsu kantuk itu rasanya sulit untuk dihilangkan.

Beruntung hari ini aku meminta tolong sama temenku si Rifka. Aku minta dia meneleponku ketika subuh, agar aku bangun. Sebelumnya, alarm juga sudah kuhidupkan, berdoa juga sudah.

Baca Selengkapnya

Nan Tak Kunjung Reda

Nan tak kunjung reda. Bingung. Entah bagaimana aku terus memikirkannya saban hari. Ingin berhenti sejenak dari deburan cinta ini, namun dia seperti ombak di pepantai, tak kunjung surut, tak kunjung reda.

Aku mungkin bisa tersenyum. Aku tertidur. Aku membaca. Aku tersujud, namun hatiku tak mampu dipungkiri, selalu mengarah kepadanya. Aneh nian, tak pernah kami saling bertatap wajah, namun mengapa namanya mengalir di sekujur pembuluh nadiku.

Ingatkah dia tentangku? Apakah dirinya memikirkan aku? Adakah aku di dalam satu bait kehidupannya. Aku ingin dia memikirkan aku seperti aku memikirkan dirinya. Aku ingin dia juga tak reda, seperti aku yang tak kunjung reda.

Baca Selengkapnya

Ngajar Linux

Miss komunikasi. Begitulah kejadian sore tadi, aku menunggu peserta pelatihan, peserta menungguku. Kami saling berhadap-hadapan, tapi tidak ada yang saling nyapa. Lebih 30 menit membuang waktu.

Akhirnya seseorang dari mereka memberanikan diri bertanya, “Abang yang namanya Baiquni?

Iya,” jawabku. “Peserta pelatihan ya?

Sebenarnya, pemateri aslinya itu bang Farhan. Dia yang mengajar anak-anak Universitas Serambi Mekah, Banda Aceh itu linux. Sedangkan aku diformat sebagai asisten pemateri saja. Tugasku gampang, cuma melihat-melihat kalo mereka ada kesusahan, nanti tak bantuin.

Pesertanya tidak banyak. 7 Lelaki, dan 3 wanita datang belakangan.

Baca Selengkapnya

(Bukan) Dari Mata Turun ke Hati

Dari 5 (lima) kali jatuh cinta, 2 (dua) yang terakhir aku cintai tanpa pernah bertatap muka langsung dengan mereka alias melalui dunia maya. Jadi, bagiku pepatah yang berkata: dari mata turun ke hati, tidak 100% adanya. Mungkin bagi orang-orang yang menomor satukan masalah rupa hal itu bisa saja terjadi, namun aku tidaklah demikian.

Salah seorang temanku, ketika bercakap-cakap denganku di udara pernah berkata begini: “Ben, aku tak percaya ada cinta yang berasal dari dunia maya tanpa menatap langsung orangnya.

Awalnya akupun tak percaya. Namun interaksi bisa membuat rasa itu hadir. “Tak kenal maka tak cinta,” begitulah kata pak lurah di desaku. Dan benar adanya, interaksi mampu membuat seseorang yang terpisahkan oleh jarak ribuan kilometer mampu jatuh cinta.

Baca Selengkapnya