Jadilah Bumi

Ada berapa ribu gempa yang terjadi setiap hari di bumi? Badai yang memporak-porandakan. Laut yang menelan. Namun bumi ini tidak pernah sedetik pun berhenti berputar.

Aku seharusnya menjadi bumi. Tidak terhenti ketika begitu banyak masalah menghantam bertubi. Terlebih, jika itu soal cinta.

Kesepakatan. Aku belajar banyak dari kawanku bahwa kesepakatan tidak berarti apapun!

Si nomor 34 yang telah bersepakat dengan jiwa untuk melupakan sebelas huruf toh tidak juga melupakannya. Dia masih saja mengigil jika suara sebelas huruf bergema. Lima tahun bukan waktu yang singkat, jika terhitung dari umur-umur manusia.

Baca Selengkapnya

Sekufu

Sekufu. Dulu aku mengira bahwa sekufu itu adalah persepsi dari tingkatan iman, sehingga suatu hari aku diingatkan: “siapa yang mampu menilai tingkatan iman seseorang kecuali Allah?

Aku merenung. Dia benar.

Salah satu yang terbaik dalam mencari pasangan nikah adalah sekufu. Sekufu yang berarti bersederajat. Jika seseorang itu dari seorang bangsawan, alangkah lebih baik jika pasangannya juga bangsawan. Kesederajatan ini membuat salah satu pasangan tidak minder kepada pasangan yang lain jika terjadi masalah.

Dulu aku mengira sekufu ya berarti iman, bukan dalam konsep kesamaan pendidikan, kedudukan, atau kehormatan. Bukankah manusia itu setara di mata Tuhan dan yang paling bagus manusianya adalah yang paling takwa. Awalnya aku mengira demikian, bahwa sebagai seorang tarbiyah aku harus mencari seseorang yang juga berasal dari kalangan tarbiyah.

Namun, ternyata dikotomi dalam pengertian sekufu itu bukan dari keimanan. Karena cara pandang manusia teramat berbeda dengan konsepsi cara pandang Tuhan.

Baca Selengkapnya

Perasaan Yang Aneh

Aku mendaftarkan diri untuk berlangganan tulisan-tulisannya. Tentang hidupnya, semangatnya, dan apa-apa yang hendak digapainya. Aku dan dia sangat berbeda. Aku adalah sederhana. Aku mungkin bisa dibilang tidak punya mimpi. Aku cuma ingin hidup sebagai manusia apa adanya.

Sikap hidupku ini aku tidak tahu mengapa? Tetapi aku rasa mungkin karena aku menikmati kisah-kisah tentang Budha.

Beberapa hari ini aku tidak buka internet. Terlalu sibuk jalan ke sana-sini membuat aku terlalu capek bahkan untuk sekedar menghidupkan laptop dan browsing mencari apa-apa yang menarik untuk dicari. Jadi, tadi begitu membuka email, aku menemukan notifikasi sebuah tulisan.

Perasaan yang aneh. Jantungku berdebar kencang. Kakiku semerta menjadi dingin. Aku gemetaran.

Baca Selengkapnya

Kartu Pos Dari Surga

Beberapa hari yang lalu, aku sangat bahagia. Aku mendapatkan kartu pos dari surga, pengirimnya adalah seorang bidadari surga.

Memang, sudah beberapa hari sebelum kartu pos tersebut sampai di tanganku, dia sudah ngomong akan mengirimkan sebuah kartu pos dari sebuah pulau yang indah. Dan beberapa hari sebelumnya, aku sudah bertanya kepada orang depot, apakah ada kiriman sebuah kartu pos untukku?

Hari-hari ketika aku menunggu kartu pos itu tiba seperti sebuah penantian panjang. Penantian dengan harapan cemas, juga bahagia. Sampaikah kartu posnya? Apakah benar dia akan mengirimnya? Apakah ini mimpi?

Baca Selengkapnya

First Time Futsal

Gara-gara futsal, aku gagal melihat Anis Matta.

Padahal Anis Matta tidak pernah kulihat secara langsung, aku cuma membaca catatan-catatan kakinya di majalah Tarbawi dan aku sangat suka. Majalah Tarbawi adalah salah satu majalah yang membentuk karakter diriku.

Ingin sekali aku berjumpa dengan Anis Matta. Minimal, mendengarkan suaranya langsung membelah gendang-gendang telingaku. Aku cemburu pada mereka yang langsung bertatap muka, bersihadapan dengan dirinya.

Semua ini gara-gara futsal!

Baca Selengkapnya