Reruntuhan Langit-langit Biru

Langit-langit biru runtuh, tepat di mataku. Langit berganti rupa, hitam lebih pekat dari malam. Bintang-bintang pun padam. Matahari telah terhapus dari gugus galaksi. Bumi, negeriku, seolah padam dan tersedot lubang hitam. Segala hal suram, tak ada ruang bernapas. Bahkan oksigen pun menjadi sesuatu yang tak mampu diterima paru.

Ah cinta. Segala hal yang kusebut di atas semerta berubah warna. Bahkan cinta membuat polusi nuklir menjadi seindah pupuk kompos. Menghidupkan bunga segala bunga. Aku yang sepi terbangun. Bukankah cinta adalah anugerah?

Berapa lama lagi harus kutahan. Sangat hendak aku bilang: engkaulah segala napas mengapa aku tetap hidup, denyut-denyut yang tak terbantahkan mengaliri tiap pori kulitku. Warna dalam setiap dimensi hidup.

Baca Selengkapnya

Rahasia Di Ujung Lidah

Aku rasa bidadari ketiga tahu bahwa aku mencintai dirinya, namun aku tetap memilih diam. Dan terkadang aku merasa dia juga menyukai diriku, dan dia juga diam.

Hampir setiap malam, melihat namanya, demamku menjadi kumat. Rinduku seperti tak tertahan, namun aku mencoba bertahan. Terkadang, jika rindu itu meletus, aku pun menyapanya. Kadang, aku harus menunggu untuk sebuah jawaban, dan aku menikmati fase tersebut.

Rahasia di ujung lidah. Ingin aku katakan, namun selalu aku tahan. Aku masih percaya, ada saat yang tepat nanti ketika semuanya tersingkap.

Tetapi ada satu ketakutan dalam diriku. Jikalah dia menjadi pergi, akibat ketiadatahuan betapa namanya bertalu-talu di dalam hatiku. Saban malam, di keheningan malam, ingatan-ingatan tentangnya menjalari sarap pikirku.

Baca Selengkapnya

Si Baik Hati yang Aku Cinta

Bidadari ketiga mungkin akan kusebut dengan si baik hati. Kebaikannya menjadi inspirasiku.

Aku mencintainya karena kebaikan hatinya. Betapa kagumnya aku atas kebaikan yang ada di dalam dirinya dan usahanya untuk menjadi lebih baik. Sungguh, aku begitu tersilau dan terpesona sehingga tanpa sadar hatiku berdebar menjadi tidak menentu dan hingga mampu kupastikan bahwa: itu adalah cinta.

Jika berbicara tentang kecantikan, tentu gadis-gadis di kotaku atau minimal di kampung jelas lebih cantik daripada dirinya. Di kampusku juga para gadis juga lebih cantik, namun ada satu yang dia miliki dan yang lain jarang memiliki: ketulusan, kebaikan, empati, perhatian, dan keinginan menjadi lebih baik.

Aku sering mendengar orang-orang berkata bahwa mereka baik, atau mereka berkata akan lebih baik. Namun, di dalam diri si baik hati, aku tidak menemukan semua kata-kata, yang aku temukan adalah fakta. Sama seperti teori menulis yang selama ini aku pelajari di FLP: don’t tell it, but show it.

Si baik hati yang aku cintai.

Baca Selengkapnya

Irama Jantung

Jantungku deg-degan,
berdetak tidak karuan
tiap detak menceritakan satu hal
aku dalam senyuman
engkau dalam bayangan

Ah, cinta
andai engkau tahu betapa sederhananya aku
yang tanpa mimpi, juga tanpa kreasi
namun cinta itu, sumpah setulus hati.

Tak bisakah engkau bayar aku
selain dari senyummu
terlalu manis, aku tak kuat
takut nanti menjadi pahit
dan cabikan menggiris kulit

Indah segala indah
namaku terjaga dalam hatiku
menggiring tasbih-tasbih yang mengalir
bersama nama Tuhanku engkau menggiring
cinta memang terlalu indah adanya

Jangan menolak aku cemburu
bukankah itu fitrahku
lelaki yang sedang mencintai

Engkau berirama
berdetak bersama jantungku
tak kuasa aku menolak
kau adalah nadiku, bait-bait cinta
terukir jelas di tiap sel darahku

Baca Selengkapnya

Miskin Bukan Tipuan

Miskin itu ditentukan oleh negara!

Salah! Yang benar, miskin itu ditentukan oleh bank!

Lho, teori dari mana pula itu? Lah, ya benerlah bahwa kemiskinan itu ditentukan oleh bank. Orang-orang dengan rekening gemuk adalah mereka yang kaya, sedangkan indeks kemiskinan seseorang bisa dihitung dari seberapa tebal kantong rekeningnya di bank.

Aku adalah salah satu kaum marginal yang terkena proses kemiskinan oleh bank. Tabunganku terakhir dicek cuma berkisar Rp 190.000,- dan di kantongku cuma ada kurang dari Rp 200.000,- itulah kekayaan terkini seorang Muhammad Baiquni.

Sungguh, aku jatuh miskin bukan buatan.

Baca Selengkapnya