Irama Jantung

Jantungku deg-degan,
berdetak tidak karuan
tiap detak menceritakan satu hal
aku dalam senyuman
engkau dalam bayangan

Ah, cinta
andai engkau tahu betapa sederhananya aku
yang tanpa mimpi, juga tanpa kreasi
namun cinta itu, sumpah setulus hati.

Tak bisakah engkau bayar aku
selain dari senyummu
terlalu manis, aku tak kuat
takut nanti menjadi pahit
dan cabikan menggiris kulit

Indah segala indah
namaku terjaga dalam hatiku
menggiring tasbih-tasbih yang mengalir
bersama nama Tuhanku engkau menggiring
cinta memang terlalu indah adanya

Jangan menolak aku cemburu
bukankah itu fitrahku
lelaki yang sedang mencintai

Engkau berirama
berdetak bersama jantungku
tak kuasa aku menolak
kau adalah nadiku, bait-bait cinta
terukir jelas di tiap sel darahku

  • Xa

    Tiada perubahan… Masih terlarut dalam hal-hal yg sama: cinta yg tak terungkapkan, eneqnya perkuliahan yg di ujung tanduk, kelebay an yg kadang nampak dipaksakan, narcis yg bukan pada tempatnya (?), perasaan berkepribadian lain antara sehari-hari dgn yg di blog, dsb.
    Ckck…
    Berubahlah!

    • ho oh, hidup aku monoton banget neh… tanpa sesuatu perubahan berarti. Misalnya nikah, punya anak, dan bisa menghidupi orang lain.

  • aida

    uhui kak beni nulis lagi tentang hati……

    jadi inagt muhasabah cintanya edcoustic