Dan Waktu

kau tahu?
berapa juta detik aku telah berdiri
mulai teriak, merangkak, melangkah
untuk setiap debar jantung
untuk semua nafas yang terhembus
waktuku tak mampu surut
barang setapak

aku rindu pulang
kembali ketika aku masih menjadi satu dari sejuta
kembali ke tempat kelam
diantara delapan belas purnama

waktu tak pernah membuatku menang
bahkan ketika semua mengantarkan ku pergi
hingga aku tinggal sendiri
semua debar itu terasa
dari peluh yang banjir lagi membara
tak juga aku menang

ketika waktu mengantarkan
saat gunung telah lepas
dan lautan telah kering
ketika kita semua bertelanjang
aku tidak juga menang

menang membuatku berhenti
kalah membuatku berlari
aku cuma ingin tersenyum
diakhir waktu

Baca Selengkapnya

Logaritma, Aku Terkagum

Diantara semua sahabat, ada seorang yang membuatku bangga. Aku ingin dia tak tahu betapa bangganya aku terhadapnya, karenanya marilah kita beri dia inisial “Logaritma“.

Aku punya beberapa sahabat, namun tak ada yang sedrastis dia. Keinginannya menjadi manusia yang terbaik dalam menjalankan agama membuatku terkagum. Engkau tahu kawan? Banyak kulihat orang-orang yang dulunya baik namun melemah karena kurangnya iman, atau mungkin karena kejenuhan. Terkadang mereka adalah orang-orang yang tidak tahan mendengarkan olok-olok dari sebagian orang.

Logaritma dulunya adalah sekumpulan mereka, kaum-kaum yang berada diambang olok-olok. Dulu dia adalah seorang yang memandang sebelah mata pada bidadari yang mencoba menjalankan keputusan Tuhan dengan segenap keikhlasan, orang-orang yang tidak cuma berucap cinta kepada Tuhan namun tanpa disertai dengan perbuatan, bukan mereka orang-orang yang berangan-angan tentang Tuhan.

Baca Selengkapnya

Ketika Cinta Sahabat

Aku memiliki seorang sahabat dari dunia IRC. Dia adalah seorang yang pertama kali dan satu-satunya yang mengirimkanku ucapan SELAMAT melalui kartu pos. Awalnya ku kira dunia irc sama sekali berbeda dengan dunia nyata, dan memang terkadang berjalan demikian namun sosok ini berbeda.

Dan kau tahu teman, engkau adalah sahabat IRC ku yang paling rewel, namun paling dekat denganku.

Dan ketika aku telah berubah, ku ingin dia juga berubah. Setiap kita selalu ingin agar orang-orang di sekeliling kita yang kita cintai menjadi seperti kita. Atau paling tidak, menjadi seperti sosok yang kita anggap benar. Aku juga ingin dia kembali benar.

Baca Selengkapnya

Kangen Posting

Duh, kangen banget posting di blog. Terakhir aku posting sekitar tanggal 9 Agustus 2009.

Jujur, aku ga tau harus posting apaan, segala ide rasanya buntu dan ga tahu harus menulis apaan. Kira-kira ada ide ga aku mau nulis apaan? karenanya sekarang aku buat form khusus request, biar kalian bisa request aku harusnya posting apaan.

So, coba deh liat di pojok atas, ada tabbed yang berjudul “Request Post”, nah di sana kalian bisa minta aku buat nulisin apa aja, apakah itu puisi, cerita yang berlebay ria, atau apa aja.

Hehehehe… namun tidak semua tulisan akan aku penuhi, tergantung mood juga seh.

Ok deh…

Baca Selengkapnya

Wanita dan Tangisan

Wanita itu datang kepadaku dengan muka memar biru. Wajahnya lebam-lebam, dapat kulihat dia begitu tersiksa. Air matanya meleleh, seolah melolong teriak minta tolong.

Tangannya menutup wajah, suaranya goyah, air mata jatuh disela-sela jemari halusnya. Kasihan.

Terisak, dia menangis sedu-sedan. Jika manusia melihatnya, tak ada seorangpun yang tak akan iba. Wanita, mengapa selalu tersakiti?

“Lho, kamu kenapa Nis?” Tanyaku.

Makin kutanya, lengkingan suaranya semakin mengkerat hati. Pilu, sayatan bahasa suara kalbunya membuat semua ingin mewarta; wanita mengapa selalu terkorbankan.

“Ada apa?” Aku mengulang tanya untuk kesekian kali, mencoba robohkan bungkamnya yang terlalu lama diperanakkan.

Baca Selengkapnya