Blogger Award Untuk Sahabat

Saya terkejut ketika mas Ichsan tiba-tiba memberikan saya sebuah award. Ini adalah kali kedua saya mendapatkan award, pertama dari seorang yang sangat saya cintai berupa award untuk menceritakan tentang diri kita sendiri. Thanks cinta.

Award yang diberikan oleh mas ichsan pertama sekali dicetuskan oleh mas batavusqu (waktu saya membuka blog si mas itu ada lagu chayya-chayya lho, sayang sekali ga ada video si mas itu joget-joget ;))

Sebenarnya ingin memberikan award kepada semua orang, tetapi award ini khusus bagi 5 orang yang beruntung saja. Hehehe, dan yang menerima award ini silahkan diberikan kepada 5 orang lainnya yang dirasa layak.

Baca Selengkapnya

Suara Yang Tertahan

Ada banyak hal yang ingin aku lepaskan di dalam diriku, namun selalu kutahan. Kemarahan yang bertumpuk, selalu saja aku tahan. Kebosanan, juga aku tahan. Rasa tidak suka kepada seseorang juga aku tahan. Aku menahan segalanya sendiri agar orang-orang di sekelilingku tidak sakit hati. Aku tidak ingin mengumbar egoku, mengumbar rasa yang mungkin saja melegakan namun ternyata menyakiti semua orang. Aku tidak ingin seperti itu.

Aku bosan. Aku marah. Aku kesal. Aku ingin segalanya segera usai. Namun, aku tidak berani jujur kepada setiap orang, karena perasaan yang hinggap itu cuma sementara. Ada kalanya kita butuh rehat sejenak, mencoba menjauh dari semua yang berada di dekat kita agar kita mampu mengambil jarak. Agar kita memiliki kerinduan ketika telah bersama mereka kembali.

Namun, rindu tidak juga datang. Keadaan semakin luntur. Yang tersisa cuma rasa bosan.

Baca Selengkapnya

Rekam Suara Sendiri

Sudah banyak orang yang bilang kalau suaraku itu jelek sekali kalau nyanyi. Namun baru satu orang yang bilang ketika berbicara suaraku itu bagus. Dan banyak orang lainnya bilang suaraku seksi. Huahahaha…

Kali ini aku akan membagikan hasil rekamanku menyanyikan lagu nasyid Suci Sekeping Hati oleh grup musik nasyid Saujana.

Mohon dikomentari jika memang ingin berkomentar 😛

Baca Selengkapnya

Tuhan Bersama Mahasiswa Tingkat Akhir

Sudah lama sekali aku tidak ke kampus. Lama aku berdiam di dalam rumah cuma untuk mempelajari MATLAB (maklum, aku sama sekali tidak familiar dengan MATLAB), dan bagaimana menghitung algoritma untuk membuat permodelan Stewart Platform. Aku penasaran, bagaimana membuat animasi dengan Stewart Platform, dan akhirnya tadi pagi kelar juga.

Masih sederhana, namun aku rasa cukuplah untukku yang mahasiswa di ujung tanduk.

Hari ini, aku ke kampus, langsung menemui dosen pembimbingku. Langsung berhadapan muka, langsung memberi salam, langsung duduk di depannya, langsung membuka laptopku, langsung berkata, “Programnya sudah siap, Pak.”

Aku memperlihatkan hasil animasi dari pergerakan Stewart Platformku. Masih berupa animasi sederhana dari program MATLAB menggunakan aturan matriks homogen. Aku belum memasukkan masalah dinamik di sana karena itu bukan bagian dari TA-ku.

Baca Selengkapnya

Halusinasi

Semakin parah saja. Tiba-tiba aku berpikir hendak memencet jam di bagian sudut kanan bawah layar monitor laptopku. Aku merasa hendak menghentikan waktu, namun saat hendak aku lakukan aku tersadar: tidak ada orang yang bisa menghentikan waktu.

Hampir semingguan ini aku tidur setelah matahari terbit. Kadang pukul 8 pagi kadang pukul 9. Malah kadang aku tidak tertidur sama sekali. Ada sebuah proses yang harus aku kejar dan aku benar-benar gelisah. Ketika aku terhenyak betapa bodohnya aku dengan kapasitas otak yang tidak bisa dipress untuk bekerja dengan lebih lincah.

Beberapa hari ini aku mengantuk sekali, sampai hampir seperti halusinasi. Seperti orang terhipnotis. Apa yang masuk ke otakku tidak aku tangkap dengan sepenuhnya, antara masuk dan tidak dia melayang-layang seperti bisikan arwah gentayangan.

Sakit kepala yang berlebihan sudah tidak lagi. Dalam artian aku sudah jeda dengan berkoyok-ria. Namun, jika sudah mengantuk begini, kepala belakangku rasanya seperti berat dan mataku susah sekali dibuka.

Semoga setelah ini berlalu, aku bisa kembali normal lagi.