Tertawa Itu Indah

Tertawalah. Bahkan hingga air matamu berderai karenanya.

Dalam sejuta kegundahan, kadang tertawa adalah jalan keluar untuk menentramkan segalanya. Tertawa itu seperti psikotropika bagi mereka yang dilema, bagi mereka yang memangkul beban. Maka tak heran, penuh rumah sakit jiwa dengan orang yang tertawa. Mereka cuma mengikuti apa yang alam telah mengaturnya, jika saraf-sarafmu telah terlepas, maka biarkanlah tawa itu bebas.

Namun, sebagian penuh dengan rasa histeris dan kemenjeritan. Tragis.

Tak ada yang baik dengan segala keterlaluan. Termasuk tertawa. Bahkan tawa pun jika terlalu berlebihan akan merusak jiwa. Hatimu akan keras karenanya, dan wibawamu akan jatuh olehnya. Tertawalah sekedar, seperti seorang nabi tertawa. Tertawa yang memiliki tempat. Tertawa seadanya.

Baca Selengkapnya

My Email Has Been Hacked

Seseorang ternyata telah berhasil mengambil alih satu akun emailku yang berada di gmail, yaitu [email protected], seingatku terakhir aku mengganti passwordnya menjadi “ir1&*#n4177 k_nA13” untuk membuat akun Google Adsense namun ternyata tidak berhasil.

Awalnya aku tidak begitu ngeh saat gagal masuk ke emailku tersebut, namun keadaan semakin rumit aku mencoba berkali-kali dan selalu gagal. Harap diketahui, akun Youtube-ku menggunakan account gmail tersebut.

Aku mencoba opsi forgot password, namun pilihan security question, email untuk kirim password serta opsi mengirimkan password via sms, semuanya telah diubah oleh sang interuder tersebut.

Aku bingung. Dari mana dia mendapatkan akses ke dalam akunku tersebut ya?

Baca Selengkapnya

Anak Haram

Bapakku setan. Ibuku jalang. Orang-orang bilang, aku anak haram.

Aku pernah ingin tanya, “Ibu, mengapa tidak aborsi saja?” Mengapa harus melampiaskan dendam kepada Bapak terhadapku. Mengapa pula harus selalu memakiku, menumbukkan kepalaku ke dinding, menamparku, dan menyuapi aku dengan darah yang mengalir dari bibir-bibirku yang pecah. Pernah aku ingin bertanya tentang hal itu, namun aku tak berani.

Lelaki yang disebut Bapak yang tidak aku tahu siapa dia. Kelak jika aku bertemu dengannya, aku ingin juga tanya hal yang serupa, “Bapak, mengapa tidak paksa saja Ibu aborsi. Agar aku tidak pernah lahir, agar aku tidak tersiksa.

Anak-anak lain jika ditanya, ingin bercita-cita menjadi apa? Mereka mungkin akan riang menjawab ingin menjadi dokter, pilot, guru, atau apapun. Aku, jika ditanya hal yang serupa, aku cuma ingin jawab: aku ingin bunuh mereka.

Baca Selengkapnya

Smart Telecom Mengecewakan

Gambar di bawah adalah hasil speedtest kecepatan modem Smart yang baru aku beli.

Kecepatan Smart Telecom
Kecepatan Smart Telecom
Sebelumnya, aku kecewa dengan kecepatan akses internet salah satu operator telekomunikasi selular terbesar di Indonesia: Telkomsel. Aku awalnya adalah pengguna Telkomsel Flash, namun ketika turun quota, akses internet yang dijanjikan 64 kbps jauh dipanggang api. Kemarin-kemarin tidak begini, untuk sekedar browsing, kecepatan Telkomsel yang sudah habis quota masih bisa dimaklumi, namun beberapa waktu yang lalu menjadi sangat mengecewakan. Sebagai bayangan, untuk mengakses google saja aku paling tidak harus menunggu sekitar 30 detik lebih, bahkan sering sekali gagal.

Setelah berpikir panjang, akhirnya aku memutuskan untuk migrasi ke akses Smart. Aku pun pergi ke Gallery Smart untuk membeli modem. Awalnya aku ingin membeli modem Smart AC2726 dengan gratis pemakaian Platinum selama 100 hari untuk kecepatan download up to 3.1 Mbps dan upload hingga 256 kbps. Harga yang dipatok adalah Rp. 997.000,- namun ketika di sana, aku ditawari produk yang sejenis namun gratis pemakaian platinumnya adalah selama 60 hari, modemnya sama dan harganya jauh turun yaitu Rp. 650.000,-

Pertama membeli modem tersebut, tidak ada kendala sama sekali. Namun, mulai hari Minggu kemarin terjadi kekacauan yang membuat aku kecewa. Setelah mendownload file dengan kapasitas tertentu, maka kecepatan internet akan turun secara drastis menjadi 153 kbps.

Baca Selengkapnya