Semua Butuh Arah

Kau tahu?
ingin rasanya kugulung seluruh bumi
atau kukeringkan samudera
hingga dunia semuanya sahara
namun belumlah cukup
bagaimana rasanya cinta menjadi prahara

Kau tahu?
everest yang menjulang
atau atlantik yang dalam
itu belum cukup untuk menggambarkan
semua cintaku dari hati terdalam
bahkan tujuh langit seolah tak berarti
atau bayu yang mengitari bumi
sungguh, cinta ini teramat dalam

Baca Selengkapnya

Dewasa (?)

Aku baru tahu, ternyata dia telah berubah. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, dan memang bukan hakku lagi untuk meluruskannya lagi. Hanya akan menjadi petaka baru jika dia kuluruskan, telah terlampau menyimpang apa yang ada padanya.

Dewasa. Mungkin sudut pandang kami tentang dewasa itu berbeda.

Baru ku tahu, cara berpakaiannya telah berubah. Kata temannya, sekarang dia telah dewasa. Aku cuma tersenyum, miris, geleng-geleng kepala.

Entah apa yang telah terjadi sehingga dia berubah menjadi begitu cepat. Semoga tidak liar. Yang aku takutkan semoga tak terjadi, semoga dia tidak seperti makhluk-makhluk yang sering bercerita hingga pagi tiba kepadaku, tentang bagaimana mereka hilang dalam hidup. Atau cerita tentang mereka-mereka yang telah terpeleset hingga ternoda dan tercederai.

Berjuta kali aku berdoa. Tuhan, selamatkan dia.

Baca Selengkapnya

Ada Orang Resek Part 2

Selain menggunakan IP 203.230.201.34 ternyata si pengecut itu juga menggunakan IP 222.124.254.4 yang notabene IP milik Astinet Telkom.

Saya mencoba mencari kira-kira IP tersebut dimiliki oleh instansi mana. Sebuah surat sudah saya layangkan ke [email protected] namun hingga saat ini belum ada tanggapan sama sekali. Sharing dengan teman saya fl3xu5 ternyata kinerja PT. Telekomunikasi Indonesia memang demikian. Mereka malas menanggapi abuse dari pihak personal kecuali dari perusahaan-perusahaan besar seperti Direct-i.

Baca Selengkapnya

Ada Orang Resek

Selain berbagai nomor hp ga jelas yang masuk ke hape ku, ternyata ada juga beberapa orang resek. Orang-orang pengecut yang tidak berani menunjukkan siapa jati dirinya. Bangsa-bangsa dengan jiwa seperti kentut.

Banyak orang kulihat berani mengkritik, ketika mereka bersembunyi. Namun ketika mereka berhadapan sisi, para pengecut merasa keok. Demikian juga si mental tempe biang resek. Biasanya, orang-orang seperti itu adalah mereka yang sudah tahu bahwa diri mereka bersalah.

Beberapa hari ini, ada saja komentar yang “anjing” banget dari orang yang mengaku bernama Baiquni. Dan selalu saja kuedit dengan tanda kurung (palsu). Selalu saja terdeteksi dengan IP yang sama, yaitu 203.130.201.34.

Baca Selengkapnya