Google Adsense Di Banned

Sekitar 1 jam yang lalu aku cek email, ada surat dari google, katanya akun google adsense disable. Betapa sedihnya aku, katanya ada invalid click, padahal aku ngak ngerti wong aku saja tidak pernah klik link google adsense punyaku sendiri, kok ya ada namanya invalid click.

Berikut ini adalah email yang diberikan oleh pihak Team Google Adsense kepadaku:

This message was sent from a notification-only email address that does not
accept incoming email. Please do not reply to this message.
—————————————————————

Hello,

After reviewing our records, we’ve determined that your AdSense account
poses a risk of generating invalid activity. Because we have a
responsibility to protect our AdWords advertisers from inflated costs due
to invalid activity, we’ve found it necessary to disable your AdSense
account. Your outstanding balance and Google’s share of the revenue will
both be fully refunded back to the affected advertisers.

Please understand that we need to take such steps to maintain the
effectiveness of Google’s advertising system, particularly the
advertiser-publisher relationship. We understand the inconvenience that
this may cause you, and we thank you in advance for your understanding and
cooperation.

If you have any questions or concerns about the actions we’ve taken, how
you can appeal this decision, or invalid activity in general, you can find
more information by visiting
http://www.google.com/adsense/support/bin/answer.py?answer=57153.

Sincerely,

The Google AdSense Team

Baca Selengkapnya

Learn From The Experts: Marketing Online with Anne Ahira

Anne Ahira
Anne Ahira. Tadi siang, dari pukul 13.00 sampai 17.30, di Gedung AAC Dayan Dawood, Beswan (Beasiswa Djarum Plus) mempersembahkan sebuah seminar yang luar biasa sekali bertajuk Learn From The Experts: Marketing Online with Anne Ahira. Sebelumnya sekitar dua minggu yang lalu aku melihat sebuah invite events tentang acara ini di halaman facebookku. Melihat nama Anne Ahira, aku langsung setuju untuk mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir.

Dari janji pukul 13.15 WIB mulai acara dengan skema waktu pendaftaran ulang mulai dari pukul 12.00 WIB s.d 13.00 WIB, ternyata acara molor mulainya pukul 14.00 WIB. Sesudah itu, setelah kata sambutan oleh Pembantu Rektor, juga ada sesi presentasi perkenalan apa itu Beasiswa Djarum Plus atau yang sering dikenal dengan nama Beswan. Beasiswa yang cuma diberikan kepada mereka dengan umur di bawah 21 tahun, sudah menyelesaikan semester 4 dan memasuki semester 5, ber-IPK 3.0 ke atas. Dari segudang syarat tersebut, aku jelas tidak layak lagi untuk mengambil beasiswa ini.

Baca Selengkapnya

Bahasa Kematian

Dulu, aku tidak takut mati. Entah pun jika aku mati, yang aku takutkan adalah rasa-rasa dari kematian tiba. Seperti yang pernah aku dengar cerita dari orang-orang yang telah jauh tua, tentang betapa sakitnya rasa kematian itu. Layak tebasan seribu pedang. Perih tak berperi. Teramat. Sangat.

Yang aku takutkan dulu adalah proses-proses kematianku tiba. Aku takut darah. Aku takut melihat darah atau darah yang mengalir keluar dari tubuhku yang entah terkoyak atau tersayat. Aku takut. Bahkan, melihat kambing kurban yang mengerang kesakitan bertemu dengan maut pun aku takut. Dulu pun aku tidak begini, aku yang semasa kanak malah begitu suka melihat kambing-kambing yang digiring menuju pembantaiannya. Namun, sekarang tidak lagi. Perih rasa kesakitan yang menggiring mereka seolah juga aku rasakan.

Kadang aku membayang. Bagaimana proses aku menuju kematian itu. Apakah tenggelam. Apakah terbang lantas terguling setelah dihantam. Terbakar. Remuk setelah digilas oleh sesuatu. Atau aku akan jatuh dari ketinggian, atau mati terhimpit reruntuhan. Segala hal yang aku bayangkan berujung kepada rasa sakit yang sangat. Kematian tercepat dan tidak menyisakan sakit mungkin cuma jika kepalaku pisah dari badan. Ketika aku terpancung seperti Djenar atau Hallaj.

Baca Selengkapnya

Sebelum Pukul 9

Hari ini adalah awal hari yang menegangkan. Ini adalah awal pertama aku akan berdiri di hadapan banyak orang, berbaju putih dipadu dengan celana hitam. Aku yang berada di depan komputer yang akan menembakkan infokus ke dinding-dinding layar. Berbicara dengan bahasa yang gugup lagi gemetaran. Tentang apa yang akan aku perbuat demi kelulusan.

Lulus. Itu adalah syarat awal yang diberikan bidadari ketiga kepadaku untuk melamarnya. Dulunya, aku hampir kehilangan alasan untuk apa aku kuliah dan lulus. Kuliah di suatu bidang yang aku sama sekali tidak mampu memahaminya hingga saat ini. Kadang aku berpikir, kuliah di jurusan informatika lebih aku sukai.

Nanti, pukul 9.00 WIB. Di depan teman-teman dan dosen aku akan mempresentasikan proposal yang hendak aku buat: “Analisis Simulator Gempa Bumi Berbasis Stewart Platform Menggunakan Metode Inverse Kinematik

Baca Selengkapnya

Karena Aku Bukan Perempuan

Kadang aku suka melihat-lihat. Blog yang diisi oleh seorang perempuan dengan isi yang biasa-biasa saja terkadang lebih banyak dikomentari daripada blog yang diisi oleh lelaki dengan isi yang juga biasa-biasa saja. Namun, kadang kala, blog yang diisi oleh lelaki dengan isi yang luar biasa, juga terkadang sepi dari komentar.

Tetapi, hipotesaku tersebut masihlah terlalu dangkal. Mungkin bukan sebab itu kenapa banyak-tidaknya komentar di dalam suatu blog. Mungkin saja aktif tidaknya seorang blogger dalam ber-blog-walking. Tetapi, ini beneran loh. Blog seorang wanita yang cantik, akan selalu penuh komentar dan cepat menjadi selebritis.

Ternyata, selebritis itu tidak cuma di media. Di dunia internet, di dunia blog, banyak juga seleb yang berseliweran. Kebanyakan menceritakan tentang informasi teknologi, gaya hidup, namun ada juga yang menceritakan tentang kehidupan pribadi, namun didukung oleh tampang yang good looking. Mungkin bisa jadi selebriti internet.

Beberapa waktu yang lalu, aku pernah melihat sebuah blog perempuan Singapore. Isi blognya cuma beberapa patah kata yang tidak bisa dijadikan rujukan dan banyak sekali foto-foto perjalanannya. Entah foto di samping kue tart yang mahabesar. Foto lagi sakau di toilet. Atau foto apapun itu. Menariknya, di sana banyak sekali komentar dan hampir semuanya yang berkomentar adalah lelaki.

Baca Selengkapnya