Mentawarkan Kesedihan

Ada banyak kesedihan yang harus ditawarkan dalam setiap perjalanan kehidupan. Bahkan pun gembira harus ditawarkan, agar tidak menjadi terlalu manis, asin, ataupun pahit. Kebanyakan orang tidak pernah mentawarkan diri mereka kepada kebahagian, seperti manis yang selalu hidup di dalam diri kita. Kita terus mengkonsumsi manisnya kehidupan sehingga tidak punya ruang untuk mengingat bahwa dalam setiap episode, ada namanya kesedihan.

Kesedihan seringnya datang dengan berbagai rasa. Aku kadang merasakannya sebagai suatu yang pahit, lebih pahit dari obat. Kadang asin, lebih asin dari lautan ataupun tambang garam. Kadang serupa manis yang keterlaluan.

Banyak yang bingung. Bagaimana kesedihan mampu datang dalam bentuk yang begitu manis. Kadang, dalam suatu rasa kesedihan, ada sebuah rasa seperti mendapatkan berita baru dalam suatu kehidupan. Menambahkan satu poin kebijakan dalam memandang hidup ini. Aku memberikan rasa manis terhadap kesedihan yang demikian. Manis yang keterlaluan.

Namun, apa yang aku rasakan saat ini belum mampu aku jabarkan. Dalam kategori manakah kesedihan yang sedang berlangsung ini. Apakah dia akan menjadi sesuatu yang aku sebut pahit, ataukah asin, atau mungkin jika kelak di ujung aku akan menyebutkan sebuah rasa manis yang ditawarkan kehidupan oleh rasa luka.

Baca Selengkapnya

Aku Tidak Akan Mengganggumu Lagi

2 Mei 2011. Aku harus mencatat tanggal ini. Bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional, aku pun telah membuat janji pada diriku sendiri: AKU TIDAK AKAN MENGGANGGUNYA LAGI.

Kisah selengkapnya, biarlah livejournal-ku yang berkisah. Biarlah aku dan orang-orang terdekatku yang membaca, bahwa mungkin seseorang memang tak pernah ingin diganggu lagi olehku. Mungkin aku telah menjadi sangat mengganggu dirinya.

Seharusnya, kata-kata perpisahan bukanlah menjadi bagian poin dari sesuatu yang bisa dicandakan. Karena ada banyak kesedihan dalam sebuah perpisahan. Dan ketika seseorang mulai menganggap aku begitu mengganggu, maka akan akan mencoba tulus meninggalkannya. Aku tidak pernah ingin menyakiti siapa pun walau pun terkadang, aku yang paling banyak menyakiti orang lain.

Aku tidak akan mengganggumu lagi. Aku berjanji. Karena aku mencintai kamu.

ABC Negeri Cinta

Kerinduan yang bagaimana jikalah semua telah ada di depan mata. Ketika semua tabir-tabir hati telah terbuka, dan keduanya telah saling memahami apa yang dirasa. Ketika Layla telah menerima Majnun dan begitu pula sebaliknya. Ketika Hawa telah berdiri di samping Adam. Ketika satu hembusan napas menjadi satu kesatuan. Namun saat itu kerinduan tetap hadir. Kerinduan yang bagaimana?

Aku selalu merindukan dia. Walau tidak sepatah mungkin terucap. Atau ketika beribu ucap tentang kerinduan hadir. Saat itu, kerinduan tetaplah ada. Tidak berkurang, bahkan semakin menjadi.

Aku ingat, dulu pernah ada sebuah cerita tentang kerinduan yang diibaratkan sepenuh lautan dan samudera, dan yang mengalir dari ucap adalah seperti apa yang menetes dari jarum yang dicelupkan ke dalam lautan, dan sebutir tetes itulah kerinduan yang hadir dari semua ucap. Lainnya, tetap menjadi lautan yang berisi palung-palung yang teramat dalam.

Bidadari ketiga. Sungguh aku rindu.

Baca Selengkapnya

Sufisme Dunia Maya

Simbol agama-agama
gambar.mitrasites.com
Aku adalah orang yang tertarik dengan hal-hal mistik setiap agama. Yup, setiap agama apapun juga. Seperti aku tertarik dengan hal-hal di luar kewajaran yang dibawakan oleh Walisongo, atau tentang betapa hebatnya perang Mahabharata. Aku pun tertarik dengan kisah-kisah para Santo, juga sama tertariknya bagaimana Budha menemukan pencerahannya.

Bagiku. Mistis yang di luar logika adalah sesuatu mutiara di mana dalam fana aku tidak menemukannya.

Aku pun bertemu dengan mereka yang mengakui bahwa mereka sufi. Menarik! Karena jarang sekali aku bertemu langsung dengan seorang sufi, terlebih yang mengaku-aku sufi. Mereka yang tidak gelap mata dengan dunia dan segala isinya, karena mereka memandang dunia hanyalah sebagai permainan fana.

Sufi yang nyentrik. Aku menemukannya di twitter. Aneh memang, seorang sufi di dunia twitter. Mentwit tentang apa itu sufistik, bagaimana proses dia ikut suluk dan menjalani hidup tasawuf.

Ada poin penting yang aku ingin garis bawahi tentang perjalanan pembelajaran orang tersebut. Ketika seorang mursyid bertanya dengan selembut bahasa, “Tuhan yang mana?” dan dia bercerita bahwa ketika itu pikirannya seperti dikuras habis untuk menjawab satu pertanyaan itu yang bagi kita menganggap enteng. TUHAN YANG MANA?

Baca Selengkapnya

Google Adsense Di Banned

Sekitar 1 jam yang lalu aku cek email, ada surat dari google, katanya akun google adsense disable. Betapa sedihnya aku, katanya ada invalid click, padahal aku ngak ngerti wong aku saja tidak pernah klik link google adsense punyaku sendiri, kok ya ada namanya invalid click.

Berikut ini adalah email yang diberikan oleh pihak Team Google Adsense kepadaku:

This message was sent from a notification-only email address that does not
accept incoming email. Please do not reply to this message.
—————————————————————

Hello,

After reviewing our records, we’ve determined that your AdSense account
poses a risk of generating invalid activity. Because we have a
responsibility to protect our AdWords advertisers from inflated costs due
to invalid activity, we’ve found it necessary to disable your AdSense
account. Your outstanding balance and Google’s share of the revenue will
both be fully refunded back to the affected advertisers.

Please understand that we need to take such steps to maintain the
effectiveness of Google’s advertising system, particularly the
advertiser-publisher relationship. We understand the inconvenience that
this may cause you, and we thank you in advance for your understanding and
cooperation.

If you have any questions or concerns about the actions we’ve taken, how
you can appeal this decision, or invalid activity in general, you can find
more information by visiting
http://www.google.com/adsense/support/bin/answer.py?answer=57153.

Sincerely,

The Google AdSense Team

Baca Selengkapnya