Cinta Butuh Dewasa

Jikalau ku mengenang jejak, ada satu pelajaran berharga yang kudapat: Cinta Butuh Dewasa.

Dulu, aku pertama mengenal cinta yang dapat kupahami secara kasat. Aku mampu memberikan cinta, aku mampu menelepon cinta, aku mampu tertawa bersama cinta. Hingga prahara datang, membordirku dalam bentuk yang tidak lagi kupahami.

Sadar. Cinta telah hilang.

Pernah kutanyakan pada cinta, “apakah engkau membutuhkan aku menjadi dewasa? Sungguh aku tidak dewasa.”

Cinta tersenyum. “Tidak.” Begitu katanya.

Awalnya aku paham cinta adalah jujur, hingga ketika prahara datang bahwa semua adalah dusta. Ternyata, cinta butuh dewasa.

Dewasa datang bak hantu blawu. Seperti gundorowo. Aku takut, aku tak berani menyerangnya. Aku ingin cinta bahagia, makanya aku diam. Aku tahu, cinta butuh dewasa.

Aku berlari ke belakang, aku takut. Aku bingung ketika cinta bilang, “kamu jangan lagi menghubungiku, ya!”

Baca Selengkapnya

Sampai Saat Ini, Aku Masih Cinta

Pada satu orang aku berkata jujur, “sampai saat ini aku masih cinta.”

Dia minta aku ke rumahnya, ambil tutorial animasi membuat bearing dengan software Blender. Tapi ketika dia memintaku, kukatakan aku tidak bisa.

“Daerahmu terlalu mengundang sejuta kepingan waktu yang ingin ku lupa. Aku tak sanggup!” Ucapku via YM saat itu.

Dia yang tahu problemku cuma terkekeh. Sialan! Umpatku.

Kemudian dia menyindirku dengan perkataan seseorang itu, perkataan seseorang kepadaku yang akhirnya ku tahu cuma alasan picisan. Alasan yang membuatku semakin tidak paham dengan makhluk yang bernama perempuan.

Baca Selengkapnya

Hacker? BEGO SIH IYA !!!

Dapat dari kaskus, asli ngakak… gw kasi judul: Hacker? BEGO SIH IYA !!!

* bitchchecker ([email protected]) Quit (Ping timeout#)
* bitchchecker ([email protected]) has joined #stopHipHop
<bitchchecker> kok gw dikick
<bitchchecker> apa ngga bisa diomongin baik2
<bitchchecker> jawab!
<Elch> ngga ada yg kick lu kok
<Elch> lu tadi ping timeout: * bitchchecker ([email protected]) Quit (Ping timeout#)
<bitchchecker> ping apaan men
<bitchchecker> timing di kompi gw bener
<bitchchecker> gw malah punya DST
<bitchchecker> lo pasti ban gw kan
<bitchchecker> ngaku aja lo jink
<HopperHunter|afk> LOL
<HopperHunter|afk> buset goblok banget lu, DST^^
<bitchchecker> KITA PUNYA DST!
<bitchchecker> udah dari dua minggu lalu
<bitchchecker> klo lo nyalain kompi pasti ada pesan dari windows: DST is applied.
<Elch> Wah lu bener2 pakar komputer ya
<bitchchecker> diem! gw hack lo
<Elch> ok, gua diem, semoga lu nggak nunjukin ke kita seberapa hebat lu ngehack ^^
<bitchchecker> kasih gw nomer network lu, mampus lu men
<Elch> Ehm, 129.0.0.1
<Elch> atau mungkin 127.0.0.1
<Elch> oh iya bener: 127.0.0.1 Gua tunggu serangan lu
<bitchchecker> hardisk lo gw hapus dlm 5 menit
<Elch> oh, aku takut
<bitchchecker> diem! lo bakal lenyap dr sini
<bitchchecker> gw masukin ip lo ke program, lenyap lo
<bitchchecker> say goodbye
<Elch> ke siapa?
<bitchchecker> ke lo men
<bitchchecker> bye bye
<Elch> gua sampe merinding ketemu hacker hebat kaya lu
* bitchchecker ([email protected]) Quit (Ping timeout#)
* bitchchecker ([email protected]) has joined #stopHipHop
Baca Selengkapnya

Masih Tentang Lagu Gaza

Masih tentang lagu We Will Not Go Down in Gaza Tonight, seharian aku mendengarkannya. Disela-sela sakitku yang begitu menggebu. Sakit? Lho, aku belum cerita ya kalau aku sudah 4 hari sakit. Awalnya ketika dari Lampuuk, sehabis mamam Pop Mie plus kelapa muda kepalaku langsung pusing-pusing dan perutku terasa sakit sekali. Untung saja aku perginya barengan fifi, jadi ga repot bawa kereta dengan kondisiku yang seperti itu.

Jadi kira-kira sudah 3 hari aku ndak masuk kantor juga. Berat rasanya badan ini, mana perutku tegang. Semalam baru ke dokter, gile bayarannya 75 ribu sekali periksa. Perasaan terakhir sakit aku cuma bayar 50 ribu doank gitu.

Pokoknya disela-sela tanpa rutinitas itu, aku mendengarkan sayup-sayup lagu Gaza Tonight didendangkan. Suara khas Michele Heart bertalu-talu memenuhi gendang telingaku. Seperti biasa, aku menangis. Aku meresapi apa yang juga dirasakan oleh anak-anak Palestina, mereka yang kehilangan ibu/bapak/anak/saudara. Bagaimana mereka merasakan apa yang dinamakan genocide, suatu cara keji pemusnahan suatu etnis.

Baca Selengkapnya

Lyric – Gaza Tonight

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Baca Selengkapnya