Tuhan Yang Mahabaik

Tuhan Mahabaik
sumber: jawaban.com
Andai kita, manusia, mau sebentar saja berhenti kemudian menyimak semua apa yang telah kita alami. Di sana kita menjadi sadar, Tuhan telah begitu baik kepada kita. Teramat baik. Kelewatan terkadang.

Bagaimana tidak baik coba? Saat sehasta-demi-hasta, berjengkal-jengkal, bahkan melewati depa, kita berlari jauh meninggalkanNya, namun Dia tetap mengutus seseorang untuk membawa kita kembali ke jalan yang benar.

Tidakkah kita melihat? Saat suatu negeri telah begitu rusak. Apakah Tuhan langsung menghukumi mereka?

Tidak temanku, sungguh sekali-kali tidak demikian apa yang Tuhan perbuat. Sebelum Dia membalikkan bumi-bumi, Dia terlebih dahulu mengutus para nabi dan rasul. Berbicara dari lisan yang paling suci dan sabar, tentang kehendak Tuhan yang telah mereka langgar. Berbicara dengan sebaik-baik ucapan, bahwa Tuhan teramat mencintai mereka. Hingga waktu yang telah ditentukan tiba.

Baca Selengkapnya

Teka-teki Kehidupan

Hidup Serupa Teka-teki

Teka-teki Kehidupan
sumber: http://istanainspirasi.files.wordpress.com/
Kadang saya suka kebingungan, ling-lung, bahkan tak jarang harus K.O sampai limpung. Yah, saya bisa seperti itu saat memaknai tentang apa rahasia Tuhan dalam setiap jejak langkah saya dalam kehidupan.

Jujur, saya pernah berada dalam kondisi sangat tertekan pada suatu ketika, di tengah kegelapan malam saya menangis sejadi-jadinya. Luar biasanya, saya menangis bukan di rumah melainkan di sebuah penginapan di kota Medan. Saya merasa kali ini Tuhan tidak adil. Dia melambungkan saya ke tempat paling tinggi, seolah-olah satu doa terkhusus saya telah dikabulkanNya. Satu keinginan yang paling saya harapkan, namun Dia campakkan itu dengan sia-sia. Saya menangis ketika itu.

Saya bertanya kepadaNya dengan lirihan seorang hamba, “Tuhan, bukankah saya meminta bukan karena hasrat saya pribadi? Tetapi lebih kepada salah satu cara agar saya menghindari dosa?

Malam itu, jemari saya bergetar seirama gemuruh yang meledak-ledak dari dalam dada. Dada saya kembang-kempis dengan begitu sempurna. Seluruh oksigen yang saya hirup, saya keluarkan pula seutuhnya. Tak ada yang disimpan. Tak ada yang ditinggalkan. Dan berlahan, lidah saya mulai merasa asin oleh air mata yang deras tumpah.

Itu adalah salah satu episode saat saya merasakan apa yang manusia bumi sebut dengan keputusasaan.

Baca Selengkapnya

Bad People and Good People

Everyone is BAD PEOPLE. Karenanya, marilah kita berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dan tutupilah aib-aib kami.

Everyone is GOOD PEOPLE. Karenanya, marilah kita berdoa, “Ya Tuhan kami, tambahkanlah kebaikan yang ada pada diri kami. Dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi petunjuk.

Berdoa
Berdoa

Tidak ada manusia yang benar-benar suci, begitu pula tidak ada manusia yang seluruhnya buruk. Manusia hidup dalam dualisme realitas yang saling tarik-menarik: kebaikan dan kejahatan.

Pertama sekali manusia mengenal dosa, mereka menggigil. Hati nurani mereka berontak dan berbicara bahwa itu merupakan suatu kesalahan. Sebagian manusia ada yang menyadarinya, dan sebagian yang lain mencoba bungkam. Mereka yang lain itu menutup telinga rapat-rapat saat nurani tercekik menjerit.

Tidak ada manusia yang ingin menjadi buruk, sejatinya. Tanyalah kepada mereka yang dianggap buruk oleh masyarakat, kenapa mereka memilih jalan itu? Sebagian mulai mencari dalih, tentang hidup yang menjadikan mereka demikian, atau tentang nasip yang terlalu berliku membuat alpa.

Baca Selengkapnya

Di Ujung Batas

Di Ujung Batas
sumber: agungdwisusanto.blogspot.com

Setiap lelaki itu melirikku dengan ekor matanya, tepat saat mata kami saling berhadapan sesudahnya, dia selalu bertanya, “Apa yang kau cari?

Dan, aku pun selalu sama, hanya terdiam. Bingung. Abstrud. Terlalu mengambang. Aku tak tahu harus menjawab apa. Untuk jawaban yang sederhana pun aku tak mampu, apalagi sebuah jawaban rinci tentang hal sederhana yang selalu ditanyakannya itu.

Apa yang aku cari?

Aku sebenarnya sedang mencari “aku“. Aku yang sebenarnya tidak hilang, namun “aku” yang belum lagi ditemukan.

Aku sebenarnya sedang mencari “aku“. Aku yang sebenarnya merdeka, namun sekarang “aku” lagi diperbudak.

Kapan kita pernah sadar, bahwa sesungguhnya kita sedang diperbudak. Diperbudaki oleh keinginan-keinginan kita. Dicambuk oleh angan-angan kita. Diduduki oleh napsu keduniawian kita. Sadar?

Baca Selengkapnya

Persembahan Untuk Tuhan

berdoa
sumber: indonesian.iloveallah.com
Jika Tuhan punya akun di dunia maya, tentu aku akan selalu mention Dia, juga memberikan surel/email untuk berkata setiap hari, “Tuhan, tidak ada yang kupersembahkan untukMu hari ini kecuali seluruh dosaku.

Setiap kebaikan akan selalu kembali kepada Tuhan, dan dosa adalah hak setiap manusia. Bagaimana kita mampu memberikan apa yang TIDAK kita miliki?

Aku melihat, terkadang manusia sombong. Mereka merasa setiap kebaikan yang mereka lakukan mampu membayar apa yang telah Tuhan berikan. Sekali-kali tidak. Setiap kebaikan yang kita lakukan tidak akan pernah mampu membayarnya, bahkan untuk setiap napas normal yang kita lakukan setiap hari. Bahkan tidak mampu membayar untuk setiap pergantian kulit setiap harinya.

Apa yang manusia miliki sebenarnya adalah dosa. Maka itu pula yang mampu aku persembahkan kepada Tuhan.

Baca Selengkapnya