Akhirnya Subuh Jamaah Lagi

Hari ini aku senang banget. Aku akhirnya subuh jamaah lagi. Sudah beberapa hari ini aku tidak shalat subuh di mesjid. Selalu tidur di atas jam 12 malam membuat aku bangun lebih siang.

Padahal sudah dipasang alarm, tapi tidak juga membangunkan diriku. Dibangunkan oleh orang-orang rumah juga sudah, tetapi napsu kantuk itu rasanya sulit untuk dihilangkan.

Beruntung hari ini aku meminta tolong sama temenku si Rifka. Aku minta dia meneleponku ketika subuh, agar aku bangun. Sebelumnya, alarm juga sudah kuhidupkan, berdoa juga sudah.

Sekitar pukul 4:40 WIB aku terbangun dengan alarm. Lantas 5 menit kemudian si Rifka juga telepon. Awalnya masih malas, namun aku teringat doa semalam yang minta dibangunkan Allah agar bisa subuh jamaah lagi. Yo wes, semangat-semangat !!!

Akhirnya aku bisa juga subuh jamaah lagi. Senangnya.

Padahal semalam aku tidak mampu tidur. Mataku terpejam, namun pikiranku masing melayang, bahkan masih mampu kurasa apa yang terjadi di sekitarku. Lantas tertidur lagi, tetapi kemudian beberapa saat bangun lagi, dan kemudian tertidur lagi. Mungkin cuma sekitar satu jam aku mampu pulas tertidur.

  • neng aisyah

    jangan sering2 begandang ben, coba cari di google, orang yang keseringan begadang katanya cepet mati,, ngeri ya,,

    apa aku salah seorang di antara orang yang disebutkan cepet mati ya,, hmm,,

  • tapi rif, sahabat-sahabat nabi dan nabi sendiri dulu sering begadang, mereka shalat di 1/3 malam.

    Tapi ya mereka tidur, lantas kemudian bangun kembali. Dan mereka sehat 🙂

    Yang penting, istirahat cukup.

  • neng aisyah

    eh kalo mereka itu tidur dulu ga sebelum shalat di 1/3 malam, misal, tidur dari jam 10 lalu bangun jam 3, dan mulai jam 3 beraktivitas lagi sampai jam 10 malam? kalo gitu kayaknya sehat..

    kalo aku, tidur siang jam 1 sampai jam setengah 2, lalu tidur jam 4 pagi abis shalat subuh, bangun sekitar jam 7 (kalo ada urusan), kalo ga ada urusan, jam 10 baru bangun, sehat ga ben?

    • sehat-sehat aja rif 😀

      Tapi aku bukan dokter pakar tidur lho. Jadi tidak ahli takar-menakar baik tidaknya tidur seseorang. Tetapi yang kutahu itu, tidur itu bukan di singkat atau lamanya, tetapi di kualitas tidur kita. Kalau kita tidur sebentar namun pulas, itu sangat bagus sekali. Menurut yang kutahu lho.

  • Eka

    Betul.
    Yg tpenting adalah kualitas tidur (bukan kuantitas. Tdk mslh jk hanya bs tidur 5 jam, tetapi stlhnya merasa segar) dan tidur malam.
    Fgsi tidur byk,diantaranya untuk menyimpan energi, meningkatkan imunitas tubuh, memelihara n pertahankn kseimbangn sistem biologis tubuh, dsb.
    Tnda2 kurang tidur: merasa capek, mudah tsinggung, apatis, khitam2an dskitar mata, knjungtiva merah, sering kurang phatian, pusing, mual.

    Tips tidur sehat byk. Mgkn dah tau. . (olah raga, minum air hangat, disiplin wktu tdur, jgn tdur dlm kdaan kenyangan/kelaparan, baca buku, ciptakan suasana yg nyaman, rileks, dsb).
    Ns. Eka cuma bs blg dikit ni. Tp smg bmanfaat.
    🙂
    he2he

  • terima kasih sekali eka.

    rif, denger tuh saran petuah dari seorang eka. Hehehe..

  • neng aisyah

    makasih eka dan beni.. 🙂

  • kamu tidak tidur?

  • neng aisyah

    akan tidur, aku ngerjain sesuatu, keasikan 😀