Memilih Kerikil Yang Terbaik

Tiba-tiba Tuhan berdirikan aku di hamparan ratusan, ribuan, jutaan, milyaran, trilyunan kerikil. Seperti padang pasir yang mahaluas, tetapi ini bukan pasir, ini adalah kerikil-kerikil.

Tuhan memintaku berjalan sesanggup yang aku bisa, tak ada paksaan, tak ada celaan. Dia hanya ingin melihat sampai batas mana kesanggupanku. Dan berapapun kesanggupanku, dia selalu tersenyum. Ini yang terkadang membuat aku jengkel, mengapa tidak pernah memarahi dan mengapa harus selalu senyum. Mungkin untuk itu, aku akan segera menemukan jawabannya.

Aku berjalan di atas kerikil-kerikil tajam. Tuhan memintaku mengambil kerikil-kerikil tersebut, memilahnya, dan menyimpan kerikil yang terbaik.

Sungguh, ada begitu banyak kerikil dalam jutaan ragam dan bentuk. Terkadang ada yang begitu indah dari luar namun rapuh dari dalam, terkadang ada yang begitu kokoh namun kusam, ada yang standar, ada yang begitu berharga.

Tuhan tidak memintaku menyimpan yang terbagus, tidak memintaku menyimpan yang terkuat, tetapi memintaku menyimpan yang terbaik. Yang terbaik menurutku.
Baca Selengkapnya

Alhamdulillah

“Ben, si Datul dah pacaran ya sama Yuna?” Tiba-tiba aja kak Dar ngomong gitu.

“Hah, kak Dar kenal sama Yuna?” Tanyaku.

“Ya lah, dia kan abang letting kak Dar. Kami panggil dia papa.” Jawab kak Dar. “Dia serius sama datul, mo nikah.”

“Dia orangnya gmn? Baik?” Tanyaku

“Iya.” Jawab kak Dar.

“Apa dia suka mainin cewek?” Lanjutku.

“Enggak.” Jawab Kak Dar.

Baca Selengkapnya

Berpikir Dengan Sudut Pandang Berbeda

Datul…

Aku pernah menulis dia dalam beberapa episode kehidupanku. Menuliskan betapa aku mencintainya hingga detik ini. Terkadang aku mengerti, terlalu memperhatikan dan terlalu mengacuhkan bisa menjadi petaka dan prahara. Aku salah.

Terkadang aku berpikir, apakah ada pria lain yang mampu sepertiku? Memandangnya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Menatapnya kapan dia sakit dan kapan dia bahagia. Memandangnya tanpa jemu tanpa jeda. Memberikan perlindungan. Lagi-lagi aku salah.

Dulu aku pernah bertanya, “Aku tidak dewasa, bagaimana?”

“Cukuplah kamu, aku tidak membutuhkan yang dewasa.”

“Apa yang kau inginkan?” Tanyaku.

“Sebuah cinta yang tulus.” Katanya sembari tertawa kecil.
Baca Selengkapnya

Pengkhayal

“Sumpah, baru kali ini aku menemukan cowo seperti loe Ben.” Sahabatku tiba-tiba berkata demikian saat kami sama-sama sedang menikmati sensasi ketinggian dari puncak gunung, saat kami sama-sama sedang duduk-duduk di tepi jurang.

”Emang kenapa dengan gw sahabat?” Tanyaku tak mengerti.

”Loe tuh tukang khayal! Dan khayalan loe tuh terlalu jauh. Jauh banget!” Lanjutnya.

”Aku?” Tanyaku menegaskan. ”Aku pengkhayal?”

”Yoha… dan khayalan loe tuh kejauhan. Khayalan tingkat tinggi.” Katanya lagi.

”Apa ada yang salah dengan khayalan? Loe tau kan pesawat terbang itu juga awalnya muncul dari khayalan manusia yang ingin terbang. Loe ga lihat sahabat, bagaimana mobil, listrik, lampu, telepon, handphone tercipta? Semuanya berawal dari khayalan. Dari mimpi. Dan apa salah jika aku bermimpi?” Kataku membela diri.
Baca Selengkapnya

Ternyata Aku Posesif

ArieL FX: blog kmu napa ben?
baiquni: baiquni.net
baiquni: bang
baiquni: mo nanya
baiquni: bole ga
ArieL FX: iiah
ArieL FX: apa itu?
baiquni: dewasa itu gmn seh bang
ArieL FX: hahah
ArieL FX: itu susah definisikannya
ArieL FX: hnya org lain yg bisa menilai
ArieL FX: bukan diri kita sendiri
baiquni: kalo menurut abang
ArieL FX: dewasa itu ada pola berpikir yg matang
baiquni: kalo mnenurut abang
baiquni: beni dewasa ga
ArieL FX: ga
baiquni: abang liatnya darimana
ArieL FX: cara kamu berpikir
ArieL FX: yg kamu tuangkan lewat blog
baiquni: dari sana bisa dilihat ya bang
baiquni: mang ketidak dewasaan beni kelihatannya gmn
ArieL FX: yupz
baiquni: abang liatnya gmn
baiquni: beni sedang mencari arti dewasa bang
baiquni: beni pengen dewasa
ArieL FX: gag bisa di cari itu
ArieL FX: itu hanya org lain yg bisa mendefinisi dan mendeskripsikannya
ArieL FX: gag individual
baiquni: hmm
baiquni: kira2 cara orang mandang shingga bilang beni ga dewasa itu dmn bang
baiquni: dmna letak salah beni
ArieL FX: terlalu possesif
baiquni: possesif maksudnya
ArieL FX: google. posessif

lalu aku mencari di google arti dari posesif. POSESIF sering dikategorikan sebagai rasa tidak percaya diri dan tidak yakin diri, sehingga saat ada yang mencintainya dan mau menerima dirinya sebagai pasangannya, maka dia akan menguasai pasangannya karena selalu diliputi ketakutan kehilangan rasa cinta pasangan.
Baca Selengkapnya