Dialog Hari Ini: Aku – Andre

baiquni: ndree
baiquni: ;))
baiquni: aku dah plong
baiquni: nama cowok tu YUNA
baiquni: aku dah hubungi cowok tu semalam
baiquni: anak Calang
baiquni: memang dia cowoknya datul skrg
andryenatore: lama tu sakitnya ben
andryenatore: ko da liat fs miftah ?
andryenatore: da ada tu foto cowoknya
andryenatore: hahahah
baiquni: cuma 1 hari
baiquni: setelah bicara ama cwonya dia yg baru
baiquni: plong
baiquni: bagi gw datul bahagia
baiquni: kalo loe tau gmn datul kisahnya
baiquni: mgkn gw lebih sayang ke dia daripada cinta
baiquni: asal dia bahagia
baiquni: gw rela
andryenatore: ko da ngomong ama cowoknya ?
andryenatore: cerita apa ?
baiquni: ada
baiquni: aku tanya nama dia sapa
baiquni: trus aku tanya knal datul kapan
baiquni: mereka knal awal bln 5
baiquni: datul bilang si yuna lebih dewasa
baiquni: dia dewasa
baiquni: gw kan enggak
baiquni: jadi aku rasa ndri, datul bakal bahagia dengan yuna
andryenatore: yuna – yanif
baiquni: :))
andryenatore: brengsek !!!
baiquni: 🙂
andryenatore: ben
andryenatore: introspeksi ben
baiquni: maksudnya ndre
andryenatore: ko taulah
andryenatore: be better tomorrow !!!
andryenatore: itu yg aq lakukan
andryenatore: paling ga klo jumpa miftah aq ga ada rasa lagi
andryenatore: status aq diatas dy
baiquni: rasa itu jgn ditipu
andryenatore: n aq merasa dy lah yg patut rugi
baiquni: biarlah dia menjadi seperti sisa manisan dalam hidup
andryenatore: ga ditipu ben
andryenatore: skrg aja aq udah merasa gitu
baiquni: jgn diingkari
baiquni: biarlah semua itu tertanam dalam hati
andryenatore: karena aq bukan dia
baiquni: sambil berdoa, agar yang terbaik bagi kita dan dia. kita selalu punya rencana ndre, tapi Allah yang Mahatahu, yang terbaik untuk kita
baiquni: ndree..
baiquni: tau ga ndre, obat yang bikin aku cepat melupakan dan merasakan plong yang luar biasa
baiquni: padahal waktu kemaren pertama kali dengar dari kamu, aku tuh macam terkhianati banget dan sakit banget
baiquni: namun habis Isya semalam, semuanya begitu plong
andryenatore: wew
andryenatore: ga lama lagi umurko 😛

Semalam, setelah Shalat sunnah plus baca Quran, sedikit demi sedikit beban yang kurasakan begitu plong. Afif (Novelis Yusaku) sang psikologku juga membantu begitu banyak, walau bukan masalah tentang persoalanku tetapi lebih ke permasalahan diriku yang introvert.

Wendri juga membantuku di siangnya, aku dengan puas menangis (walau dia tak tahu). Ternyata Wendri juga sedang mengalami seperti yang aku alami. Tetapi dia memilih sikap: mencintai dengan hati.

Dan Allah adalah yang paling berperan dalam menolongku kali ini. Dalam tahajud semalam, aku cuma mampu berdoa: “Ya Allah, berikanlah yang terbaik bagi Datul. Tuntunlah dia ke jalan-Mu. Beri dia hidayah dan lapangkanlah segala urusannya. Jangan buat dia menangis lagi. Bahagiakan dia walau kali ini aku harus menjadi yang tersiksa.

Ada sejuta sensasi plong yang menembus diri ini. Dan secepatnya, kebencian yang kurasa awal juga menjadi sirna.

Kali ini, jalanku semakin terbuka dan lurus ke depan. Jalan mencari ridha Rabb-ku dan jalan dimana diujungnya telah menanti seorang bidadari yang dipersiapkan untukku.

Bidadari, aku berharap itu dia. Tetapi aku tak ingin berspekulasi… Aku selalu menanti kejutan Rabb-ku, kejutan-kejutan yang indah.

Ya Allah, tanamkanlah cinta di dadaku tanpa setitik pun benci. Dan jadikan aku termasuk orang-orang yang bersabar dan berserah diri. Amien

Baca Selengkapnya

Puisi Kutukan

Menjadi terkutuk aku…
maka terkutuklah semua yang ada dibumi
termasuk dirimu yang membaca diriku

tak pantaskah aku menjadi pecundang?
mengapa memaksa aku eksis
biarkan saja aku di sini menggelepar
dalam sunyi, sepi, hampa

padamkan semua cahaya
biarkan semuanya tanpa warna
cahaya hanya memberi sudut, arah, dan ruang
membuat segala perbedaan terlihat jelas
membuat ego menjadi gamblang

makilah !!!
makilah aku yang berbicara tanpa terikat bait
makilah aku yang berteriak tanpa mengeja huruf
atau aku yang terbang di ujung langit

siapakah yang awal?
putih atau hitam?
cahayakah yang mengerangi gelap
atau gelap yang menutupi cahaya?

wahai kamu yang terombang-ambing
yang masih berperang dengan diri sendiri
aku sudah khatam tentang itu
dirimu itu ternyata tak bermakna
jauh ribuan jutaan kali terlahir dan mati
yang ada hanya hampa dan kekosongan
yang kau cari tak pernah hilang,
karena ianya tak pernah ada

mengapa mengutuk langit yang berwarna?
langit tak pernah salah, sedari awal ia tercipta tanpa warna
yang salah adalah cahaya
cahaya yang memberi warna

Baca Selengkapnya

Antara Langit Biru dan Safana Sepi

Ben, lihatlah lautan ini. Airnya begitu biru, begitu banyak dengan buih yang membasahi pantai. Negeri ini seolah tidak akan pernah kering.

Laut? Aku tidak mampu melihat laut yang engkau ceritakan itu sahabat. Aku tidak melihatnya.

Yang kulihat hanyalah safana. Safana yang maha luas. Safana yang sepi, hanya ada semilir angin yang menggoyang rumput-rumput, dan gemerisik daun yang bersentuhan. Aneh tetapi, di safana ini aku tidak melihat hidup.

Apa yang engkau maksud Ben, aku tidak mengerti. Sepenuh aku tidak memahami ucapanmu itu. Kau meracau! Lihatlah laut biru ini. Tidakkah engkau merasakan sensasi pasir yang menggelitik kakimu, kesatnya garam yang menyetubuhi kulitmu. Ah, lihat itu! Serdadu ikan berlomba menjamah langit biru, tetapi mereka tak akan mampu. Laut adalah hidup mereka, sedang langit hanyalah mimpi.

Apakah aku buta? Bagaimana laut eksis di safana yang begitu nyata dan luas. Tidakkah engkau merasa rerumputan yang menggelayut di kakimu? Ah, hanya sayang. Safana ini begitu sepi, tak ada kehidupan di sini. Bahkan rerumputan yang menyelimuti seluruhnya hanyalah rerumputan kering yang mati, menunggu terbakar hingga semuanya menghitam menjadi abu, lalu membusuk dan menjadi humus. Menjadi ibu baru untuk rumput lain yang akan segera hidup.
Baca Selengkapnya

No Baru Untuk Jiwa Yang Baru

Huff… Akhirnya aku putuskan juga untuk mengganti nomor handphone-ku dengan nomor yang baru. Dan kali ini tidak semua orang ku kabari nomor hp-ku yang baru, hanya mereka yang kuanggap pantas dan menjadikan aku bukan hanya sekedar buangan yang kuberikan. Dan beberapa teman yang penting bagiku.

  1. Aik
  2. Fifi (Asrizal Luthfi)
  3. Bang Fachrol (an3uk)
  4. Afif (Novelis Yusaku)
  5. Rifka Aisyah
  6. Wendri Septi Januarini
  7. Nidya Ratih Anjarini
  8. Abdul Ghaffar
  9. Dessy Sumarlina

Cuma teman-teman itu saja yang ku berikan nomorku. Mudah-mudahan hidupku menjadi lebih fresh dengan nomor hp baru ini. Semoga…

Pria Matahari

Based from http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=8757

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada matahari. Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaan nya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut. Ini disebut dengan Pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.

Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari, pria tetap selalu jadi matahari agar Phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan mencegahnya. Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix. Matahari selalu ada untuk Phoenix kapan pun ia mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain Phoenix yang bisa masuk ke dalam dan mendapatkan cinta nya. Ini disebut dengan Kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan mau memaafkan.

Pria tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi wanita.

Baca Selengkapnya