Mimpi Taman Surga

my days Cuma ada 5 komentar »

Barusan aku terbangun dari tidur. Aku bermimpi Taman Surga.

Dengan agak malas aku beranjak bangun, kemudian menyeret langkah ke kamar tidur untuk mengambil handuk kemudian mendaratkan langah menuju kamar mandi. Aku mandi, cuci rambut, gosok gigi.

Selesai mandi, aku tidur telentang. Pandanganku mengarah ke langit-langit, namun dalam pikiranku cuma tercatat satu nama: Taman Surga. Ku beranikan diri untuk mengsms dia.

Apa kabar? Baik-baik aja kan

Namun hingga aku menulis blog ini tak ada jawaban dari seberang. Mungkin aku masih terlalu dibenci. Dan aku kebalikannya, aku masih terlalu mencintai. Kadang aneh, jika dipikir hampir 2 tahun kami berjalan dengan arah berbeda, tidak lagi sehati namun mengapa namanya tidak juga lekang.

Baiquni bacain donk »

Bahkan Lelaki Pun Menangis

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 6 komentar »

Bahkan lelaki pun menangis…

Barusan aku membaca blognya Rifka, ternyata dia baru saja mencoba menulis sebuah cerita. Judulnya Jangan Lagi Satria*.

Membaca ceritanya aku seperti membaca masa laluku, tentunya dengan tokoh, karakter, setting, dan alur yang berbeda namun memiliki garis besar yang identik. Sebuah pengakuan masa lalu yang ingin ku kubur dalam-dalam. Sebuah corengan dimukaku.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q.S. Al-Isra : 32)

Dulu, teramat dulu aku pernah menyukai seorang wanita. Seorang wanita yang dengan keinginan kuat ingin kunikahi, tentunya aku ingin menikahi dirinya sebagai aku yang dewasa, bukan aku yang dulu yang masih terlalu kekanak-kanakan dan tidak mampu mandiri. Wanita itu amat begitu berarti bagiku, bahkan antara dia dan illah seperti hanya dibatasi oleh garis tipis. Aku terlalu memujanya.

Wanita itu dengan berlangsungnya waktu lebih aku cintai daripada sang puteri. Walau mungkin hingga saat ini dia tidak akan pernah menyadari betapa berartinya dia bagiku, tetapi itu dulu. Aku menyebutnya: Taman Surga.

Baiquni bacain donk »

Ta’aruf

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 11 komentar »

Tadi aku baru bercerita tentang seseorang kepada kakakku. “Nda, menurut Anda jika seorang wanita pulang malam-malam jam 10.30 dengan seorang lelaki kira-kira apa pandangan Anda?” tanyaku.

Anda itu emang nama panggilan kakakku, aslinya bernama Nurbariah. Dia kakak kedua ku. Kami semua berempat; kak Iti (Nurfitriani), Anda (Nurbariah), kak Iir (Irhami), dan aku (Muhammad Baiquni).

“Ga bagus. Masa seorang wanita pulang malam-malam, dan dengan seorang pria lagi,” kata kakakku.

“Tapi kan kita ga tahu alasan dia pulang malam-malam, mungkin saja dia memiliki urusan penting sehingga harus pulang larut malam. Dan mungkin karena ga ada yang mengantarnya lagi makanya dia terpaksa pulang dengan lelaki. Tetapi yaaa jika pulang malam-malam itu dianggap tidak baik secara adat ketimuran,” sambungnya lagi.

Aku bertanya seperti itu karena tadi siang sekitar jam 15.00 WIB seseorang berkata padaku tentang seorang wanita.
Baiquni bacain donk »

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in