Andai aku memiliki teman yang mampu mengerti bagaimana rasa kesepian itu. Bukan kesepian biasa yang mampu hilang dengan sendirinya. Kesepian ini begitu menggugat, meminta untuk diperhatikan atau jiwa menjadi taruhan.
Tak ada yang mengerti aku di dunia ini. Tak pernah ada.
Aku berjalan sendirian di dunia ini dalam jiwa yang sepi dan hampa. Aku tidak membutuhkan kekasih teman, aku membutuhkan seorang sahabat. Seorang sahabat yang mampu membawa cahaya dalam ruang pengap gelap hatiku ini.
“Bukankah kamu tertawa Ben?” Tanya seorang teman. “Lantas, mengapa sepi masih melanda.”
Andai engkau mampu mengerti teman. Andai engkau mampu mengerti…
Baca Selengkapnya