Selamat Ulang Tahun

Hari ini dia berulang tahun. Dari semalam aku berjaga-jaga untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Aku memang sudah niatan untuk mengucapkannya dalam 2 waktu, satu waktu tempatnya berdiri, dan satu lagi waktu tempatku berdiri.

Kami memang berdiri dengan terpisah jarak dan waktu. Aku berada di UTC+7 dan dia UTC+8.

Sayang, untuk kali kedua mengucapkan selamat itu aku terlambat 11 menit. Tapi dia merespon dengan sangat baik sekali, “its ok ben.” Aku senang dan juga tersenyum.

Sebenarnya aku ingin membelikannya kado via eBay dan akan kukirimkan kepadanya barang 3-4 hari sebelum hari ini, tetapi uangku sudah habis untuk kubeli akun scribd.com agar aku bisa mengunduh file-file scribd.com selama setahun. Uang yang sama juga aku gunakan untuk melakukan donasi ke Wikipedia.

Baca Selengkapnya

Telkomsel Poin Mengecewakan

Sudah hampir 6 x 24 jam poin yang aku tukarkan tidak masuk-masuk. Entah sudah berapa kali aku menghubungi operator / customer service dan berujung kepada kekecewaan. Mereka memintaku bersabar namun dengan intonasi yang menekan seperti marah. Walau tidak ada bentakan. Sangat tidak menyenangkan.

Dari tanggal awal Desember aku menukarkan poin, dan ketika sudah 3 x 24 jam tidak masuk aku menghubungi customer service, dan aku diminta menunggu 6 jam. Sesudah menunggu, bonus poin pun masuk. Saat itu aku senang.

Masalahnya adalah dipenukaran tanggal 5 dan 8 Desember. Aku menghubungi customer service dan diminta menunggu 3 x 24 jam untuk masalahku. Aneh, aku bertanya mengapa tidak dimasukkan manual saja seperti yang sudah-sudah, namun mereka memintaku untuk menunggu dengan intonasi yang kurang menyenangkan. Aku tidak suka attitude mereka. Aku yang dirugikan kenapa mereka yang bersikap demikian.

Dan masalahnya menjadi lebih rumit setelah kemarin. Aku menelepon dan katanya, aku menghubungi mereka belum lagi 3 x 24 jam, dan mereka memintaku menunggu dan menunggu disertai nada kesal dari mereka.

Dan tadi pagi. Aku kesal. Ini sudah 3 x 24 jam. Dan tetap diminta menunggu. Bahkan aku merasa didikte ketika aku panik yang tanggal 8 Desember penukaran juga belum masuk. Mereka malah memintaku kembali menunggu 3 x 24 jam.

Apa-apaan ini! Mengapa sudah 3 x 24 jam dikalikan 2 masalah belum juga selesai. Terlebih, aku tidak mendapatkan kompensasi apa-apa dari keterlambatan tersebut.

Aku tidak tahu harus mengadu kemana. Cuma ke blog ini aku meneruskan kekecewaan.

Baca Selengkapnya

Aku Bahagia

Aku bahagia. Bahagia bisa berarti apa saja.

Tadi pagi, sekitar pukul 10.15 WIB aku tiba di Aula Telkom Flexi, menghadiri acara launching buku “Puisi Di Antara Hari” buah karya kak Afrida Arfah. Di sana ada Ibnu Syahri Ramadhan sebagai moderator dan Riza Rahmi sebagai pembedah buku.

Setelah acara selesai, ada pula sesi meminta tanda tangan kepada penulisnya. Di saat itulah si Riza ngomong, katanya ada yang ingin dia sampaikan kepadaku. Aku kira apa, ternyata yang ingin disampaikan adalah bahwa orang yang aku cintai itu saling berkunjung ke blognya dia dan saling membalas komentar.

Mendengar itu aku tersenyum. Aku senang. Sangat senang.

Baca Selengkapnya

Kutukan November

Sepertinya aku dikutuk di bulan November ini. Apa pasal? Yang jelas aku sial melulu.

Baru saja, aku kelupaan membawa dompet. ketika hendak mengambil fruit tea untuk kubeli, eh ketika merogoh celana, dompet tidak ada. Malu, aku meletakkan fruit tea tersebut kembali ke tempatnya semula.

Tadi sore juga, aku membeli mouse baru. Mereknya tidak tanggung-tanggung: LOGITECH. Tetapi, begitu sampai di rumah, waktu aku mencoba mouse baruku tersebut. ERROR! Tombol kirinya tidak berfungsi, alias aku tidak bisa mengklik kiri dengan menggunakan mouse.

Kemarin, waktu di pameran Aceh Comtech. Aku membeli sebuah headset. Begitu aku buka di rumah, eh headset untuk kuping sebelah kanan copot. Itu baru dibeli lho padahal!

Astagfirullah. Pasti ini karena dosaku bertumpuk, sehingga Allah membalasnya dengan cara demikian.

Yang jelas. Aku terkena KUTUKAN NOVEMBER.

Baca Selengkapnya

No 34, Aku, dan Pak Bos, juga Sang Nama

Aku kesal dengan Pak Bos. Aku ungkapkan hal itu kepadanya. Kadang, dalam sebuah organisasi kita harus menjadi terang-terangan, jangan ditahan-tahan. Karena yang kita butuhkan adalah transparansi agar semuanya jelas dan masing-masing lebih mengerti agar tercipta suasana yang kondusif.

Pak Bos membuat aku kehilangan 1 kali Jamaah hari itu. Aku sudah berkali-kali telepon dia, kadang sms, tolong gantikan aku menjaga rental tempat aku numpang cetak sertifikat tetapi dianya tidak bisa. Padahal, kami berjanji akan membagi 3 pekerjaan itu.

Sebenarnya, murni kesalahan ada di aku juga. Aku memiliki cacat teknis ketika mendesain sertifikat di Microsoft Word. Jadinya, diawal terencana untuk mem-print A4 dibagi dua, namun untuk menyiasati harus diprint menjadi empat. Awalnya aku membuat dalam bentuk lanscape, namun ketika di print di A4, selalu muncul dalam bentuk pontrait, dan tidak bisa diubah ke lanscape, sehingga jatah A4 dibagi dua terbilang percuma.

Dari pukul 15.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB aku berada di rental. Cuma untuk nge-print!

Tetapi sebenarnya masalah kesalku sudah selesai semenjak Pak Bos menawari aku mentraktir kebab! Aku minta 3, namun dia menawar menjadi 2. Terpaksa aku setuju.

Baca Selengkapnya