Yes Man!

Yes ManJika ditanya orang, film apakah yang paling inspiratif menurutku? Maka dalam hitungan 1 detik aku akan menjawab: YES MAN!

Seminggu yang lalu, karena aku bekerja sebagai pengangguran, disela kesibukanku yang sangat lowong aku menyempatkan diri untuk menonton film Yes Man! untuk kedua kalinya. Luar biasa! Biasanya, aku cukup menonton film sekali dan untuk menonton yang kedua kali akan akan merasa sangat bosan.

Film Yes Men! menurutku sangat inspiratif. Bahkan walau diperankan oleh seorang Jim Carrey yang mungkin lebih kita kenal sebagai aktor komedi. Yang jelas, film Yes Man! sedikit tidaknya telah membuat aku berubah dalam cara memandang kehidupan.

Aku hidup sebagai seorang pengecut. Bahkan untuk “menembak” seorang cewek saja aku tidak berani, walau pun setiap cewek yang “menembak” juga selalu aku tolak. Aku sering sekali menolak untuk mengerjakan sesuatu, ketakutan selalu hadir di dalam pikiranku sebelum aku melakukan apapun. Aku takut salah. Aku takut orang-orang akan membenciku. Aku takut tidak mampu membahagiakan setiap orang. Selalu ada TAKUT di dalam diriku yang membuat aku tegas untuk terus berkata TIDAK dalam setiap kesempatan.

Jika dilihat dari kebiasaan hidupku, bisa dipastikan umur 40 aku akan terkena stroke. Karena aku hidup dengan selalu dibayangi oleh ketakutan-ketakutan. Kata orang: kenapa orang jaman dahulu itu tidak pernah stroke adalah karena mereka tidak memikirkan hidup, namun menjalani kehidupan.

Baca Selengkapnya

Adsense Di Banned

adsense logoPadahal baru kemarin lusa aku cek iklan adsense masih bertengger dengan nyaman di blog ini. Dari sekitar 10.000 views iklan, dengan klik sekitar 80 ~ 100 dari IP Address Indonesia, per hari melalui blog ini aku bisa berpenghasilan $2 ~ $5. Sayangnya, sekarang sayangnya hal itu tidak terjadi lagi.

Aku tidak tahu alasan Google melakukan punishment terhadap iklan Adsense di blog aku ini sehingga aku di banned. Padahal aku tidak pernah meng-klik iklan aku sendiri, juga tidak pernah melakukan hal yang macam-macam. Hal yang aku lakukan untuk meningkatkan click through di blog ini cuma dengan mengubah beberapa penempatan iklan. Tidak ada trik sama sekali.

Pertama sekali aku mendapatkan MTCN dari Google untuk mengambil uang di Wastern Union (WU) aku sangat bahagia. Uang itu bisa aku gunakan untuk memperpanjang alamat domain blog ini juga untuk membayar tagihan VPS setiap bulannya. Sisanya bisa aku gunakan untuk jajan.

Sekarang hal itu tidak terwujud lagi. Google telah membanned adsense di blog ini, beruntungnya Google tidak memblokir akun Adsense-ku, hanya saya membanned website ini sebagai advertiser Google.

Aku tidak seperti beberapa temanku yang memang hidup dari penghasilan dunia maya. Aku tidak mengerti teknik-teknik yang mereka gunakan dan bicarakan. Aku cuma tahu menulis, dan tidak ada yang aku otak-atik terkecuali beberapa penambahan plugins wordpress yang mereka sarankan kepadaku.

Sedih sekali rasanya melihat earning yang biasanya antara $2 ~ $5 di akun Adsense aku akhirnya cuma menjadi $0. Ini pertama kalinya aku mengalami hal ini. Semoga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Amin

Baca Selengkapnya

Cinta Tanpa Rupa

Nama-nama hadir, karena manusia terus meminta. Manusia tidak mampu mencintai tanpa wujud, mereka telah hidup dalam berbagai rupa, mencintai dengan banyak rupa. Manusia butuh wujud, mereka butuh nama. Manusia bingung dengan sesuatu yang abstrak, mereka tidak akan pernah khatam tentang cinta. Nama datang karena manusia meminta untuk dia yang tidak terjelaskan.

Nama-nama, dari langit sana, didatangkan dengan beragam. Dia yang tanpa wujud telah menghadirkan 99 nama. Satu nama tunggal untuk bisa manusia ucap dalam setiap doa mereka.

Dia mencintai manusia. Dia paham betul, manusia akan kebingungan dengan cinta tanpa rupa. Dia telah awal mengerti, manusia butuh nama dalam cinta.

Tidakkah engkau diperlihatkan, betapa banyak nama-nama hadir di dalam hati manusia untuk menjadi simbol untuk satu jiwa. Nama yang kadang terus hadir dan terukir, sebagian menjadi abadi, dan sebagian yang lain hanya menjadi sampah hati. Semua terwakili oleh nama, dan dalam wujud rupa.

Aku ingin mencintai, tanpa nama, tanpa rupa.

Baca Selengkapnya

Aku Kesepian

Aku sering merasa kesepian. Selalu. Hidupku cuma terbentuk dari ruang 3×3 meter dengan pendingin ruangan yang sesekali meneteskan air karena bocor. Berkeliling tumpukan kertas yang terserak. Kabel yang semberaut. Air mineral. Dan tisu-tisu bekas yang belum juga masuk ke dalam tong-tong sampah terdekat.

kesepian
http://yekaputra.blogspot.com
Sore kemarin. Di bawah teduh awan yang mendung, dalam langit yang mulai gelap dan menghitam, kepada seorang teman yang telah aku anggap dekat, aku katakan: AKU KESEPIAN. Aku katakan perasaanku tentang hati orang-orang, mereka yang mendekat saat kita menjadi hebat dan tidak ada yang mengunjungi saat kita bukan lagi apa-apa.

Aku melihat manusia dengan sudut pandang yang sinis. Terkadang ironis. Hiperbola. Personifikasi. Oh, sudahlah, ini kita bukan bercerita tentang majas. Aku melihat manusia sebagai sekelompok makhluk yang hidup dari satu kepentingan kepada kepentingan yang lain. Saat dia perlu, dia hadir, saat tidak, maka semuanya serasa sampah.

Tidak semua memang. Sebagian hadir dalam wujud yang tulus, namun kebanyakan memang demikian praktiknya. Sosokmu ada karena kamu itu dianggap penting.

Baca Selengkapnya

Selamat Hari Pahlawan

Kemarin, tepatnya 10 November 2011 diperingati oleh sebagian orang sebagai hari pahlawan. Tetapi, bagiku peringatan hari pahlawan adalah hari ini, bukan kemarin. Hari ini adalah tanggal di mana Ayahku berulang tahun. Dan bagiku, pahlawanku adalah seorang sosok Ayah.

Sosok Ayah adalah istimewa bagiku. Sosok yang dulu selalu menggenggam tanganku saat aku hendak tidur. Sosok yang menggendongku ke tempat tidur saat aku terlelap di lantai. Sosok yang sering membawaku jalan pagi di punggung sepedanya, atau dia yang mengajari aku minum bandrek walau saat masih kecil aku paling tidak suka dengan minuman itu.

Bahkan, saat Ayah telah pensiun, dia tetap tidak berhenti bekerja seperti lelaki lain pada umumnya. Dia tidak leyeh-leyeh menikmati masa pensiunnya, dia tetap bekerja, membangun usaha depot air minum yang menjadi tulang punggung keluarga kami saat ini. Dari bisnis itu, dia menyekolahkan kakakku untuk menjadi dokter spesialis dan seorang kakak lagi agar menamatkan program masternya.

Sosok Ayah bagiku adalah sosok pahlawan sebenarnya. Dan tidak ada seorang pun yang dapat menggantikan posisinya, sebagai pahlawan bagi keluarga kami, sebagai pahlawan di hatiku.

Baca Selengkapnya