Suara Yang Tertahan

Ada banyak hal yang ingin aku lepaskan di dalam diriku, namun selalu kutahan. Kemarahan yang bertumpuk, selalu saja aku tahan. Kebosanan, juga aku tahan. Rasa tidak suka kepada seseorang juga aku tahan. Aku menahan segalanya sendiri agar orang-orang di sekelilingku tidak sakit hati. Aku tidak ingin mengumbar egoku, mengumbar rasa yang mungkin saja melegakan namun ternyata menyakiti semua orang. Aku tidak ingin seperti itu.

Aku bosan. Aku marah. Aku kesal. Aku ingin segalanya segera usai. Namun, aku tidak berani jujur kepada setiap orang, karena perasaan yang hinggap itu cuma sementara. Ada kalanya kita butuh rehat sejenak, mencoba menjauh dari semua yang berada di dekat kita agar kita mampu mengambil jarak. Agar kita memiliki kerinduan ketika telah bersama mereka kembali.

Namun, rindu tidak juga datang. Keadaan semakin luntur. Yang tersisa cuma rasa bosan.

Baca Selengkapnya

Incoming search terms: