CodeIgniter, PHP Framework

Oh iya, kamu belum kuceritakan ya bahwa hari Sabtu kemarin aku menjadi mentor pelatihan Linux. Aku mengajarkan sekitar 20 orang atau lebih bagaimana cara menginstallasi Linux di komputer mereka. Gara-gara itu, pahaku sampai kram dan sudah 2 hari ini aku tidak ke mesjid.

Nah, sebelum aku ngajarin peserta pelatihan itu, aku ngopi-ngopi dulu ama mas Haris, orang Air Putih dan salah satu penggiat Blankon Linux. Kami bercerita panjang lebar, bagaimana konsep ke depan Aceh Open Source Society, dan bukan hanya sebagai media untuk tukar pikiran atau ngoprek karena hal tersebut sudah banyak dibuka di group-group yang lain, tetapi memilih sudut pandang Linux sebagai aset bisnis yang berharga.

Kami pun entah bagaimana mengarah pembicaraan kepada pembuatan software-software berbasis web based. Bang Haris memberi contoh Billing sistemnya Parfum House, yang dia rencanakan sebentar lagi akan diintegrasikan ke media sms broadcast.

Berbicara tentang software-software web based, rasanya terlalu riskan jika harus coding dari awal. Mengapa tidak menggunakan produk-produk framework saja? Seperti Zend atau CodeIgniter.

Aku pun tertarik. Aku mencari info di google dan bertemulah dengan itu yang namanya CodeIgniter. Sekarang belum aku sentuh seh, mungkin jika mood coding sudah datang baru akan aku sentuh.

Mungkin aku sekarang ini harus fokus kepada program untuk memindai tulisan dalam suatu website. Karena ada suatu website yang kubuka source codenya berisi sekitar 70.000 baris code dengan setiap 4 baris berisi 1 username dan password. Jadi aku ingin membersihkan code tersebut dan mengambil username dan passwordnya saja. Terlalu payah jika kugunakan tangan. Hahahaha…

  • A

    Numpang liwat.. Dont reply..
    Ni liwat tuk takher x di blog qe.. Aq janji..
    Makasih.

  • flavor of life

    like this, although i dont understand at all

    good luck, broth,,

  • kok terakhir kali kunjungi blog saiya? jangan buat saya sedih donk !!!