Sempurna

Ini lagu kenang-kenanganku, pernah kunyanyikan untuk seseorang. Hingga saat ini masih terus akan kukenang…

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan selalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan
Hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Kau genggam tanganku….
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus smua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Proklamasi

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Alhamdulillah

“Ben, si Datul dah pacaran ya sama Yuna?” Tiba-tiba aja kak Dar ngomong gitu.

“Hah, kak Dar kenal sama Yuna?” Tanyaku.

“Ya lah, dia kan abang letting kak Dar. Kami panggil dia papa.” Jawab kak Dar. “Dia serius sama datul, mo nikah.”

“Dia orangnya gmn? Baik?” Tanyaku

“Iya.” Jawab kak Dar.

“Apa dia suka mainin cewek?” Lanjutku.

“Enggak.” Jawab Kak Dar.

Baca Selengkapnya

Doa

Aku memiliki kebiasaan baru sudah 3 bulan ini. Setiap habis shalat, aku pasti berdoa untuk tiga orang. (Nama-nama orang tersebut hanya Aik yang kuberitahukan).

Aku berdoa kepada Allah agar selalu menjaga mereka, memberi mereka hidayah, dan membahagiakan mereka.

Aku berharap Allah mengabulkan doaku. Salah satu nama orang yang kudoakan itu adalah Aik.

PELAJARAN: Jawaban dan Tindakan

Tadi waktu final KONSEP TEKNOLOGI aku melihat sekeliling. Bagaimana sesama mahasiswa saling mencontek dan memberikan contekan. Soalnya tidak sulit, hanya berpikir dengan nalar. Namun mereka merasa ragu dengan jawaban mereka sendiri.

Jauh ke belakang aku menghubungkan kejadian hari ini dengan kejadian yang lain. Akhirnya aku mampu mengambil pelajaran:

Manusia menjadi peragu saat menjawab sebuah pertanyaan namun menjadi spontan ketika melakukan tindakan.

Itulah pelajaran hari ini tentang manusia.