Kecewa dengan Starone

Mungkin aku termasuk kecewa dengan starone. Padahal aku tinggal di Leung Bata, di lantai dua, dan mendapatkan sinyal 3 bar dari 4 bar full sinyal. Namun koneksi kok macam setan !!!

Kemarin aku menggunakan paket harian starone yang berdurasi Rp 2500 per hari unlimited. Aku merasa puas dengan paket tersebut. Kecepatan stabil dan membuatku nyaman.

Setelah puas dengan paket harian, aku coba beralih ke paket bulanan yang berharga Rp 45000 per bulan unlimited. Di sini aku mulai kecewa. Koneksi suka hidup-mati tidak jelas. Kalau buka website harus berkali-kali refresh.

Aneh, mengapa pelanggan yang ingin berlangganan bulanan harus diberikan koneksi lebih buruk daripada pelanggan harian?

Aku bukan orang yang begitu mengerti masalah teknis, jaringan dan lain-lain. Yang jelas, aku benar-benar kecewa.

Baca Selengkapnya

Sony Ericsson G705 diperbaiki

Paling cepat 1 bulan, paling lama 3 bulan,” kata salah seorang customer service di perwakilan Sony Ericsson cabang Banda Aceh.

Baru kemarin handphone-ku tidak bisa ditelepon. Earphone-nya rusak menurut customer service tempat aku bertanya itu. Yang jelas, setiap aku menerima telepon maka aku tidak bisa mendengarkan suara orang diseberang terkecuali jika aku mengaktifkan loud speaker.

Aku hari ini sudah dua kali bolak-balik ke kantor cabang Sony Ericsson itu. Yang pertama aku mengeluh hal serupa, namun ditanya apakah aku masih memegang kartu garansi? Ya sudah kemudian aku pulang, ternyata kartu garansi tidak ada di rumah karena aku pindahan ke rumah saudara jadi tidak tahu lagi di mana kuletakkan kartu garansi itu. Alhasil, dari chatting dengan si Mimi, Admin Sony Ericsson, aku putuskan memperbaiki tanpa kartu garansi.

Baca Selengkapnya

Sepi yang Menghujam

Aku sepi menjalar sumsum. Ingin bersamamu hingga akhir zaman. Aku tak kuasa untuk temukan jasad. Maaf, karena cuma sebegini aku mampu cinta.

Kesepianmu adalah kesepianku juga. Kekalutanmu adalah kekalutanku juga. Demikianlah.

Bukankah Tuhan pernah berkata, jika Aku telah cinta maka Aku akan menjadi matamu, Aku akan menjadi kakimu, Aku akan menjadi tanganmu. Sayangnya, aku tak punya kuasa sebisa Tuhan. Aku cuma mampu merasa apa yang engkau rasa. Ketika jenuh melandamu, aku pun rasa. Ketika kekalutan menyertaimu, aku pun ikut gundah. Salahkah?

Baca Selengkapnya

Pindah Rumah

Ini adalah hari pertama aku tinggal di rumah Om ku. Aku pindah rumah. Rumah yang lama mau direnovasi.

Kamar yang aku tempati ini berada di lantai 2, ber-AC, double bed, dan luas. Sungguh berbeda sekali dengan kamar di rumahku dulu, panas, tidak ber-AC, dan sempit.

Koneksi Telkomsel juga dapat HSDPA walau tidak kupasangkan antena di laptopku. Mungkin aku akan mencoba beberapa koneksi lain untuk kebutuhan internetku.

Selamat tinggal Telkom Speedy, karena aku pindah otomatis aku tidak lagi bisa menggunakan Telkom Speedy yang ada di rumahku. Padahal ada beberapa film yang ingin sekali aku download. Hehehe…

Baca Selengkapnya

Semangat !!!

Tuhan akan menjawab doa pada waktunya.

Dari beberapa semester yang lampau aku berdoa kepada Tuhan agar membebaskanku dari beban kuliah dan segera meluluskan aku. Aku berdoa agar semester yang lalu itu aku lulus. Namun doaku belum juga terkabulkan. Aku masih menjadi seorang Baiquni yang pemalas, suka tidur, dan jarang membaca hal-hal yang berkaitan dengan akademikku.

Hingga semua orang menjadi cemas terhadapku. Semuanya. Namun aku tetaplah si Baiquni yang keras kepala.

Mungkin tahun ini adalah tahun di mana Tuhan akan menjawab semua doaku. Entah mengapa mulai tadi malam aku menjadi begitu semangat untuk membuka buku hijau yang berjudulkan KINEMATIC CHAINS AND COMPONENTS DESIGN. Walau pun semangat itu harus berjuang melawan napsu bermain Point Blank.

Baca Selengkapnya