Rindu dan Gila

Kerinduan. Berjalan pelan-pelan di antara hati kita. Walau kita sama-sama berdiri dalam keberdiaman, jauh dari suatu kebisingan. Aku dan kamu yang saling jatuh rindu. Sama-sama yang saling jatuh gila.

Bagaimana jika aku rindu?” Seseorang kembali bertanya.

Aku diam. Entah mungkin bisa dijabarkan lewat seribu bahasa. Yang jelas, aku cuma mampu diam. Karena jika aku berbicara, aku tidak akan mampu berbicara dengan satu bahasa. Butuh banyak bahasa untuk mengungkapkan kerinduan. Jika dipaksakan cuma satu bahasa, yang ada cuma racauan. Ricuh bertubi-tubi dari bibir yang tidak lagi mampu akulturasi dengan otak yang dihimpit beban.

Kadang, jika demikian aku akan bertanya. “Apa kau rindu aku?

Aku malu jika setiap kali akulah yang mengumbar kerinduan. Aku bertanya demikian karena saat itu, aku teramat rindu. Membuncah. Sulit untuk ditahan.

Banyak aku mendengar orang-orang menjadi gila. Apa aku termasuk bagian dari mereka. Gila karena kerinduan yang teramat sangat. Gila dengan debar jantung yang semakin tak kunjung menentu. Gila dengan nama-nama yang semua menjadi abstrak dan cuma ada satu nama yang begitu kentara. Gila…

Apakah kau juga sama gila seperti aku gila?

Kadang. Jika kita telah mulai saling berbicara aku akan menjadi diam dengan sendirinya. Aku butuh waktu. Mengatur ritme jantungku. Agar tak copot dia. Aku aku tidak mati karena mendadak rasa bahagia menstimulus jantungku untuk berpacu di luar kewajaran semestinya.

Demi langit, bumi, dan seluruh isinya. Aku rindu. Rindu yang mendekati gila.

  • saya sedang mikirin pose terbaik untuk foto profil saya untuk website researchalgae. kamu sebagai salah seorang yang memberikan sumbangsih paling besar juga harap ikut memikirkan. kamu juga sebaiknya punya foto profil juga biar website kita lebih profesional. halah!

    cek contoh berikut (dia tesisnya sama denganku) http://www.eng.monash.edu.au/eco/showevent.php?year=2009&eid=16

  • Kamu juga foto yang bagus. Foto di depan lab atau di depan NCKU nya.

    Jangan lupa sebelum difoto kudu dicek apakah pakaiannya sudah rapi atau belum.

  • haduh, saya teh ga punya baju yang rapi, coz terhitung semester satu minggu ke-3 saya memutuskan tidak menyetrika baju >_<

    hmmm,, kayaknya foto di lab sajalah, deket si algae, pura2nya sok sibuk, terus ganti kacamata yang lama, supaya terlihat pintar 😀

    kamu fotonya jangan yang lagi minum itu, kayak ikan kembung

  • Loh. Foto-fotoku kalau lagi minum dan gembungin pipi kan terlihat manis juga seksi. Aura baby face ku juga semakin bersinar kalau aku foto model gituan. Kamu aja suka kan?

    Hehehe…

    Wajahku memang tidak cocok untuk model foto professional, lebih cocoknya ke stylish, mode, dan charm.

  • >__<

    pede banget siih T_T

  • Sedang rindu serindu rindunya ya? hehe…

  • Rindu yang sangat menyiksa, tapi jangan sampai gila bos. Bahaya tu.

  • sabar sabar… nanti jika waktunya tiba pun tak akan kemana 🙁

  • beben… saya rindu dia dan saya skrg gila….. benar2 gila

    **ga sadar diri mode=on

  • Pingback: Anonim()