Paranoid Dengan Warnet

Di dekat FLP, baru-baru ini sudah berdiri dua warnet. Satu khusus untuk bermain game online dan satu lagi warnet biasa. Awalnya warnet yang paling dekat dengan FLP itu adalah sebuah kedai kopi tetapi sangat sedikit dikunjungi. Mungkin pemilik kedai kopi itu merasa rugi dan tidak melanjutkan sewa rumah toko tersebut. Sekarang, kedai kopi itu berganti rupa menjadi sebuah warnet.

Terhitung sudah dua atau tiga kali aku bertandang ke sana. Just lihat-lihat saja. Dan selalu aku duduk di komputer nomor 2. Entah mengapa, aku selalu dapat tempat duduk tersebut.

Layar komputernya LCD, Flat, merek Samsung. Bagus. Warnanya glossy gitu. Terus CPU-nya speknya AMD. Terhitung cepatlah untuk browsing. Nah, kemudian masalahnya adalah aku yang sudah lama sekali tidak pernah ke warnet lagi mulai paranoid dengan yang namanya warnet.

Dari beberapa artikel yang aku baca, persebaran keylogger sudah parah sekali. Mungkin bisa dihitung berapa warnet yang dipasang keylogger. Entah oleh admin warnet sendiri ataupun oleh beberapa pengguna iseng.

Bagi user yang tidak begitu perhatian dengan securitas dan pencurian identitas, mungkin hal itu bukanlah problem. Terlebih bagi mereka yang cuma sekedar chatting, email, berputar dikegiatan itu saja. Namun bagi mereka yang juga mencari penghasilan dari bisnis internet, hal itu sangat rentan sekali.

Berapa banyak orang yang kehilangan akun facebook, akun paypal, dan akun yang lainnya. Kebanyakan mereka dijebak oleh email phissing yang seolah-olah berasal dari pihak yang berwenang untuk menanyakan password dan data-data pribadi mereka. Dan beberapa orang yang lain, mereka yang menggunakan windows bajakan yang tidak pernah diupdate dan terutama mereka yang menginstall antivirus namun tidak pernah update database virus, hal tersebut sangat rentan untuk dieksploitasi.

Banyak sekali virus yang berkembang dan beredar di internet setiap harinya. Yang lebih berbahaya adalah trojan yang bertugas mengintip aktifitas user dan mengirimkannya kepada pihak yang membutuhkan. Tidak jarang data-data sensitif seperti log chatting, password-password penting, akun bank, bahkan kartu kredit yang hilang.

Ada lagi namanya keylogger. Kadang aku heran dengan admin yang begitu mudahnya menginstall program-program tersebut di PC user. Mereka seperti menusuk belati dari belakang punggung para user, padahal user tersebut sudah membayar. Itu yang aku takutkan.

Biasanya. Ketika aku di warnet tersebut, aku tidak membuka email atau chatting. Aku takut akunku akan dicuri atau disniffing oleh orang-orang yang tidak memiliki hak dan kepentingan untuk itu. Mungkin itulah yang disebut dengan paranoid.

Aku lebih merasa aman menggunakan komputerku sendiri yang dipasangi Windows ASLI dengan Antivirus yang juga ASLI. Windows dan Antivirus ini secara berkala aku update. Semoga dengan selalu update windows ini, beberapa celah windows yang bisa dieksploitasi akan tertutup selain dengan menggunakan antivirus untuk menghindari virus-virus yang menyerang.

Aku tidak ingin seperti beberapa temanku yang mengeluh, mengapa akun facebook mereka dihack. Kebanyakan, karena kurangnya kesadaran akan keamanan komputer sehingga hal tersebut terjadi. Semoga diri kita mampu saling menjaga agar hal-hal yang tidak diinginkan tersebut terjadi.

  • Ayi

    itulah kenapa saya tidak menggunakan jasa warnet untuk mengakses berbagai akses

  • Eh Ayi, itu facebookmu kenapa sih? Tidak bisa dikomentari dan tidak bisa melihat komentar. Aneeeh sekali!

  • Ayi

    sengajaaa..ayi tutup wall nya

  • Ada apakah gerangan itu wall ditutup? Dan setiap orang tidak bisa melihat status-status Ayi?

  • Ayi

    bisa kok, hanya settingannya saja di ubah “only me” atau “everyone”