My Second LOVE

Jatuh cinta itu menyebalkan. Walau aku kapok jatuh cinta (baru sekali sech) namun entah mengapa cinta itu bisaaaaaa saja datang dari tempat yang tidak kita duga dan kita sangka. Cinta itu mengalir dengan begitu hebatnya, mengalir dengan begitu alamiah, membuat sang hati benar-benar harus menggigit jari saat sang pujaan terbang entah kemana.

Aku mungkin tipe cowo yang naif banget, seolah saat sedang mencintai tak ada wanita lain yang patut untuk dicintai selain dia. Aku juga bukan tipe cowo yang mampu me-management cinta itu sendiri. Aku mudah kolaps kalau pupus, yahh… harus aku akui, AKU LEMAH.

Ini adalah cerita tentang cinta ke-2 ku. Setelah aku benar-benar pupus dengan cinta pertamaku.

Aku bertemu dia saat ada acara ESQ di asrama haji yang diselenggarakan fakultasku, tepatnya pada saat acara orientasi siswa oleh fakultasku, jadi anak-anak yang sedang diospek oleh jurusan masing-masing dengan materi kerohanian dikumpulin dalam acara ESQ ini.

Saat aku melihatnya, aku seperti melihat cinta pertamaku. Lalu aku tersadar bahwa: AKU MULAI JATUH CINTA.

Beda banget dengan cinta pertamaku. Saat cinta pertama, dia tidak tumbuh dari pandangan pertama namun mengakar dengan begitu kuat dan begitu hebatnya. Lalu dengan cinta ke-2 ku ini aku mulai “merasakannya” dari awal pandangan pertama, namun tak ada degub jantung yang sekeras dulu atau rasa panas pada wajah seperti awal aku merasakan. Namun aku hanya sedang merasa: AKU MULAI JATUH CINTA.

Di acara ESQ awalnya aku merasa seperti diperhatikan seseorang, lalu aku mencoba melihat ke arah kiriku, kira-kira siapa yang merhatiin yaa… dan ternyataaaa itu dia. Entah mengapa aku cuma merasa bahwa dia itu cakep banget, putih, feminin, polos, innosen, seperti cinta pertamaku. Dan aku melihat dia sepertinya tersenyum ke arahku.

Lalu pertemuan kedua saat acara RCA (Reuni Cinta Almamater) yang diadakan fakultasku di pantai. Di sana aku kembali melihatnya, kembali bertemu dengannya. Saat kelompok kami mentas, kami anak-anak mesin yang gak tahu diri dan gak ada etika malah beranjak ke depan, lalu menari-nari untuk memeriahkan kelompok kami yang sedang nge-band, beda banget dengan kelompok lain yang kalau sedang nge-band kurang banget supporternya. Saat aku melihatnya, entah mengapa aku merasa dia melihatku untuk kedua kalinya dengan senyuman khasnya, lalu aku bilang sama mirza temenku: “Mir, lihat cewek tu! manis banget khan ?!”

Di acara RCA itu aku merasa dia tahu bahwa aku melihat ke arahnya, dan aku merasa sepertinya dia tersenyum kepadaku. Mungkin ini hanya perasaanku saja, soalnya mana mungkin sech ada cewe secakep dan sepolos dia mau tersenyum kepada makhluk jelek, bodoh, kucek, kumal sepertiku ini. Soalnya, aku ini khan bener-bener kumuh. Namun seperti kata orang inggris, “live must be go on” hidup harus terus berjalan.

Saat istirahat waktu acara RCA, aku bertemu dengan temanku yang satu kelompok ospek denganku dan ternyata juga satu jurusan dengan dia. Karena aku belum tahu nama dia makanya aku coba tanya, eh ternyata temenku itu juga ga tahu. Mungkin karena masih baru yach, soalnya walau udah 2 tahun kuliah aku toh juga masih belom hafal semua nama anak-anak teknik mesin angkatanku.

Eh, waktu aku menunjuk ke arah dia sambil berpesan untuk dititipi salam, temennya temen yang satu kelompok ospek denganku nyeletuk, “Dia udah punya pacar, pacarnya anak ekonomi.” Langsung dech aku sakit hati, sedihhh banget rasanya. Kebayang ga sech saat kalian mencintai sesuatu ternyata dia telah ada yang memiliki. Hiks… :'(

Itu patah hati awal yang kurasakan dengan cinta ke-2 ku ini.

Lalu seiring berjalannya waktu, akhirnya aku dapatin juga info tentang dia, baik nomer handphone maupun namanya. Kita panggil saja dia dengan nama putri (bukan nama sebenarnya).

Ini adalah saat-saat dimana untuk pertamakalinya aku berani menghubungi seorang wanita. Aku berani karena aku dalam kondisi yang anonymous. Namun berbeda dengan saat awal-awal cinta pertamaku, walau dalam kondisi anonim aku tetap tidak berani menghubungi dia. Ada satu keanehan dalam diriku, aku takut kalo wanita-wanita yang kucintai mengetahui kalau aku mencintai mereka, entah mengapa demikian. Makanya kalau aku suka sama seseorang, maka aku lebih terkesan tidak bersahabat, acuh, dan cenderung tidak peduli, padahal sebenarnya aku terlalu peduli dengan mereka, aku terlalu memperhatikan mereka, bahkan aku selalu ingin menjadi sapu-tangan untuk menghapus air mata mereka, aku rela menjadi tong sampah untuk menampung semua unek-unek mereka. Namun aku terlalu TINGGI HATI.

Ternyata, sebenarnya teman dekatku juga mengenal putri. Malah saat aku udah kenalan sama putri, aku dicuekin dan malah temenku itu ga dicuekin. Bener-bener menjengkelkan, bener-bener membuat aku mati langkah.

Lagi-lagi putri mengagetkan aku, ternyata di luar sana ada banyak pesaingku dalam memperebutkan putri ( padahal aku ga pernah berusaha untuk dapatin dia :”( ). Putri cerita tentang cowo itu, bener-bener tragis dech nasipku. Dan ujung-ujungnya aku tahu kalo akhirnya mereka jadian. Hiks… syebel !!!

Lalu, apa cerita berakhir di sini? Tidak !!!

Yang kutahu putri ternyata tidak suka sama cowonya itu (yess !!! kayanya aku udah mirip orang yang sirik yaa, yang senang kalo liat orang susah dan susah kalo liat orang seneng). Namun, ternyata kisah tragis ga cuma sampai di situ doank. Rekor mencatat kalo putri udah nyebutin 3 nama pria semenjak kami berkenalan included nama mantannya itu. Hiks…

Aku jadi serba salah, di saat aku suka banget sama dia malah kumasukan ke dalam daftar blacklist-ku. Alasannya sederhana, karena dia sudah pernah berpacaran.

Namun mengingat gaya pacarannya, kayanya ada syarat-syarat tertentu dari perjanjian itu yang harus dilunakkan dech (dasar si beni tukang cari-cari alasan). Misalnya kalo pacaran namun cuma lewat sms dan ga saling jalan bareng, ga saling boncengan, dan terutama ga ada history khalwat dalam perjalanan mereka.

Ahh… BIDADARI, KAPAN KAU MENJEMPUTKU !!! aku terlalu lelah dalam penantian, dalam penantian yang terlalu panjang. Dan beruntunglah mereka orang-orang yang sabar, mereka yang istiqamah dalam kesabaran mereka.

Beruntunglah mereka yang menikmati sop hangat dari Tuhan dengan racikan yang pas, bukan mereka yang mencecap bumbu diawal lalu mendapatkan hambarnya sop atau hanya sekedar air hangat tanpa kaldu.

Tuhan, apa salah aku jatuh cinta ?

Incoming search terms:

  • Sayang sekali anda, kalau saya jadi anda saya akan pergi ke Kamp2 pengungsi untuk kawin dengan janda2 Tsunami. ingat kawan…….Habis Gelap pasti terbit terang

  • wuih..adik leting yang satu ini memang banyak banget tulisannya. ga rugi gabung di CCC. kembangkan terus tulisan-tulisannya sapa tau bisa dipublish di media cetak. kalo perlu buat novel supaya bisa dijadikan film…

    alvin.

  • wii, keren. hmpir mirip ky critanya ak. ak jg lagi nunggu seorang cwek. gtw sejak knal dy ak g bs sk k cwek lain. syang dy da puny pcar. dy harap ak sabar nunggu dia.

  • kalau memang ada cinta yang datang, cobalah membuka hati. Kadang Tuhan tahu yang terbaik bagi kita. Lewat kehidupan yang berjalan dengan alur yang dalam, Dia bercerita.

  • rain

    jadi akhir dari cerita nya apa kk muhammad mengutarakan cinta kk kepada akhwat tersebut..??

    atau hanya terpendam di hatiiii…??

  • Tidak, selamanya saya memendam perasaan saya kepada kakak itu.

  • Pingback: Facebook()

  • wkwkwkwkwk, bener2 cerita cinta yang lebay!! “syebel dech akyu”, wkwkwkwkwkwkw *ketawa guling2…

  • xixixiixxi seruu juga,…

    • thomas

      sama ceritanya kae saya om, biasanya sih karena ngerasa kita rendah diri
      kita ga cocok sama cewek itu, merasa jelek ato ga pantes lah buat dia,
      mana gitu cinta mati lagi
      bagusnya sih perbaiki diri, klo gendut kurusin klo kumel rapihan, klo kurang modis gayaan
      tapi biasanya sih males kae aq, cman at least bilang aje ke orangnya jadi ga kepikiran sampe ntar2, bilang aje, yang penting dia ud taw, ati dah lega, daripada tar dapet jodoh yang laen masi mikir2in do i, kesian bini, sebagus apapun orang lain, tetep lebi bagus bini ndiri, jadi jgn ampe kebawa2 sampe nanti

  • Boysbreak

    hahah..
    ceritanya sama dengan wa , tapi parah2 lagi aku nih.
    pas pertama2 wa sama sekali tak tahu dia da punya pacar jadi wa dekatin loo , pas ultahnya sudah mau sampai aku siapin kado terlupakan untuk dia , walah malah baru tau dia da punya pacar , jadi gimana? nasi da jadi bubur tapi kado wa tetap kasih sih deh , dengan sakit hati wa ksh kadonya ke dia , dia ucapinnya terimakasih berkali2 dlm hati wa senang amat , wa ksh kadonya pas sehari dia ultah supaya dia bisa buka pas ultahnya , tetapi cerita paling sakit hati datang … , ntah kado wa ada di buka ato dimanain sama si dia , karena pas ultahnya 1 kata ato bbm pun tak aku dapt dari dia malah wa bbm dia read aja , ini maksudnya apa? apakah aku tidak berhak utk menjaga dia dan sayangin dia walaupun dia da pnya pacar?

    sampai saat ini wa masih tetang mecari info dia walaupun kadang skt hati baca status dia dengan pacar dia tetapi wa tetap gitu karena ini lah salah satu cara agar aku bisa menjga dia , karena bagi wa sih cwoknya tak baik udah preman , rokok , pemabuk , suka sex dengan wanita , lalu malah cewknya tu baik n pinter lagi …

    • Iya, kadang dunia ini sangat tidak adil. Terutama ketika manusia menilai sesuatu