Long Long Ago

Iseng-iseng saya membuka buku-buku lama waktu MTsN (setingkat SMP .red) dulu. Lucu, itu kesan saya. Sedikit-sedikit saya mulai cekikikan, ada aja tingkah saya selama MTsN dulu.

Buku yang saya buka ini adalah buku diary saya dulu, namun tidak seperti diary pada umumnya. Saya lebih banyak menulis cerita di sana, puisi, bahkan cerita berantai dan teka-teki untuk dipecahkan oleh teman-teman. Namanya juga masih anak-anak tanggung, jadi teka-tekinya ya ngasal dan hanya saya sendiri yang mampu menebak. Lalu ada teka-teki yang harus diselesaikan dengan berkeliling sekolah, semuanya ingin menjadi bak detective. Kalau tidak salah, dulu awal-awalnya muncul komik Detective Conan jadi teman-teman saya selalu berusaha menjadi detective dan saya yang membuat teka-tekinya.

Nama-nama tokohnya juga nama teman-teman saya, namun tetap saja nama tokoh pahlawannya tidak jauh-jauh dari Beni, Baiquni, dan nama-nama yang berhubungan dengan saya. Namun nama tokoh-tokoh kriminilnya saya ambil dari nama-nama teman saya, seperti Ghaffar, Mahadhir, Edi, Irvan, dll.

Cerita yang paling menarik mungkin dari seri WTK yaitu singkatan dari Who is The Killer. Seri WTK saya buat menjadi cerita dimana kita mampu berinteraksi di dalamnya, jadi tiap cerita memiliki langkah tersendiri, dan tiap langkah memiliki alur tersendiri. Ide ini saya ambil dari buku cerita kakak saya, namun setelah saya lulus MTsN saya menemukan ternyata ada juga cerita hantu yang menggunakan teknik seperti yang saya gunakan, kalau tidak salah bukunya Ghost Bumbs.

Saya juga ingat, pada awal-awal masuk SMU saya mengkonversikan cerita saya ini ke dalam website dan saya masukkan ke dalam komputer-komputer lab komputer (tentunya teman-teman yang satu SMU dengan saya dan bukan lagi teman-teman MTsN). Jadi teman-teman saya bisa berinteraksi dengan cerita saya, sedangkan pilihan-pilihan langkah saya sediakan dalam bentuk link. Kalau tidak salah, cerita yang sama juga saya masukkan ke dalam website dan saya posting di geocities dengan alamat http://www.geocities.com/hantu123_123 itu pun juga kalau situs tersebut masih ada.

Ternyata diary juga menyimpan kenangan yang lain, saya baru ingat ternyata dulu waktu MTsN saya telah mulai menyukai seseorang. Namun saya sendiri lupa, setelah membuka-buka diary ini baru saya ingat. Namun di diary saya jarang menceritakan masalah pribadi saya, jadi bagaimana saya mengetahuinya? Ada satu ciri khas saya dari dulu, yaitu jika saya menyukai seseorang saya selalu berusaha menutupinya dari orang-orang yang mengenalnya. Jadi semua nama-nama tokoh yang berasal dari teman jarang saya ubah terlalu jauh, namun nama dia saya ubah jauh banget kecuali hurufnya saja yang tetap namun telah teracak membentuk nama yang baru.

Dia anak yang cantik, terlalu manis malah. Banyak teman-teman saya menyukai dia, bahkan dari teman sekelas. Namun selama ini saya acuh banget, tidak ingin dekat-dekat dengannya. Mungkin selama ini dia mengira, kenapa sech saya seperti marah ke dia? Apa salahnya? Jawabannya hanya satu: KARENA SAYA SUKA DIA.

Kembali ke diary, satu satu ciri khas lain dalam diary saya, yaitu hampir semua cerita tidak pernah terselesaikan, semuanya menggantung. Mungkin inilah kelemahan saya selama ini dalam membuat cerita, selalu saja jika saya berhenti sejenak membuat cerita maka itu menjadi awal malapetaka. Bagaimana tidak, jika sedikit saja saya berhenti maka ide awal akan luntur dan saya tidak mampu melanjutkannya.

Mungkin dari sini saya menjadi mengerti apa dosa besar para pembajak, yah! Dosa mereka adalah karena mencuri ide, itu dosa besarnya dan bukan karena menduplikasi. Ide itu amat susah kawan, amat sangat susah dicari. Beruntunglah mereka yang terbanjiri akan ide dan kreatif dalam ide-ide mereka, mereka amat sangat beruntung.

Bagaimana, apa anda tertarik juga membaca-baca buku lama anda dan menertawakan masa lalu anda? Atau jangan-jangan saya yang keduluan oleh anda, sedang anda sendiri telah bebas puas tertawa oleh masa lalu. Kawan-kawanku; SELAMAT MENERTAWAKAN MASA LALU !!!

Incoming search terms: