Aku Hapus Pesanmu

Tadi aku membuka inbox sms di handphoneku. Di situ ada banyak sms dari “dia” yang belum lagi kuhapus, padahal kami sepertinya telah lama tidak berinteraksi. Aku melihat banyak pesan antara kami berdua. Ternyata dahulu terlalu sering ada senyum, diselingi keluh-kesah.

Namun entah kenapa aku merasa begitu bosan hari ini. Semua pesan-pesan itu kuhapuskan. Aku merasa dia tidak lagi membutuhkan aku, begitu juga sebaliknya. Takdirku terhadapnya sudah selesai. Habis telah hutang-hutangku menjadi lunas. Aku sekarang bebas.

Aku lupa. Kapan terakhir sekali kami mulai berhenti saling menyapa.

Mungkin aku sekarang agak segan terhadapnya, atau perasaan yang dulu hinggap kita telah lepas terbang entah kemana. Aku bosan. Aku bosan dengan semua rasa cemburu. Aku bosan menjadi seseorang yang terus mengejar. Aku bosan terus-menerus menjadi yang tidak dianggap. Aku bosan dengan semua itu. Aku putuskan: Aku hapus pesanmu.

Aku pernah berdiskusi dengan Bang Pmen. Dia berkata bahwa memang takdir seorang pria itu mengejar. Aku pahami itu, namun mengejar untuk berakhir selalu gagal, aku mulai menjadi bosan. Atau memang bukan saat ini untukku menjadi seorang pengejar.

Aku pernah ingat dulu, pernah ada petuah bijak: “Dari seluruh waktumu menebang pohon, pastikan setengah dari waktu itu adalah mempertajam senjatamu.” Mungkin demikian juga yang harus kulakukan. Daripada terus-menerus berusaha menepang pohon, namun aku menebang dengan kapak yang tumpul lebih baik mempertajam senjataku. Berusaha menegakkan punggungku sebagai seorang lelaki.

Sekarang aku menjadi ilfil dengannya.

  • Lebay

  • nanda

    TERLALU MENGADA-NGADA

  • jyah bang Fadli, pasti denger Flamboyan tadi ya?

    mengada-ada gimana dek?

  • The Butterfly

    Apa itu ttg aq..? Sedih… Tapi kalau itu memang yang terbaik.. teruslah menjauhiku, hapus aq!. biarkan kisah2 (wlekz, cam betul jeu) yang pernah ada menghilang tak berbekas.
    maafin aq dah buat qe illfeel, marah, benci, merasa diacuhkan, dsbnya.
    Kini qe bebas dgn segala hutang2 qe, jadi biarkan aq juga bebas.
    oia,met ultah (31 maret). qe pasti ngerti alasan ucapan sederhana yg blm pd tanggalnya..
    πŸ™‚

    Kalau bukan tentang aq, mgkn aq yg terlalu GR. tapi, semua qt lakukan agar tidak akan ada lagi yg terluka. oce, jelek?

  • sapa lagi yang ceritain qe !!!

    Leubay…

  • The Butterfly

    Bagous…
    Tapi, qt juga gak usah kawan lagi. Dasar qe.. Egois..
    Wlekz..
    Qe privatin FB qe, qe tolak telepon aq, dsb. Dasar sombong!
    Ku hapus qe! Krn qe jg jelek..