Bilanya rindu, maka tahanlah / Jangan sepatah kata terucap / Karena cinta, bukan untuk dibincangkan
Puisi Untuk Jiwa
by Muhammad Baiquni on 3:53 am in filsafat
Mereka yang mengakrabi puisi, melihat keindahan dari seluruh semesta. Bahkan pada bagian hal-hal terkecil pun engkau bisa mengambil makna.
Benci Benci Benci
by Muhammad Baiquni on 1:22 am in puisi jiwa
jangan heran bila langitmu malam ini tanpa bintang telah ku telan semua bintang dan bahkan hitam telah hilang kau tak ada aku tak berarti jangan pernah ada bayang lagi, walau setitik elektron yang menjalari sel abu-abu kamu hilang aku terbakar ilalang sudah cukup… cukup sudah… kita bermain dengan api dan benci lebih baik ku pergi [...]
Cerita Aninditha: Lelaki Layang-layang
by Muhammad Baiquni on 6:35 pm in puisi jiwa
Bergemuruh hati, kian menerpa Entah mengapa sayangku tak kunjung reda Padahal jauh di pelupuk mata terpejam asa Tertinggal mimpi-mimpi yang kian merajut Ia menjalin makna kata demi kata Berjalan perlahan aku mengeja namamu Huruf demi huruf Kutata dengan bangga Hingga bertaut menjadi Lelaki Layang-layang Yang pergi menghilang Walau mengambang Aku tetap sayang… (Januari, untuk Ditha) [...]
- Cerita Aninditha: Lelaki Layang-layang 18 July 2008
- Belajar Melupakan 6 May 2008
- Pengamen Jogja Kreatif dan Lucu 2 February 2012
- Selagi Masih Sempat 26 August 2011
- Air Mata 18 January 2013
- Bad People and Good People 4 May 2013
- Error Database Connection Established 19 April 2013
- Korupsi ala Polisi 4 April 2013
- Nokia E6 Secret Code 1 April 2013
- Di Ujung Batas 5 March 2013
-
26011991: jarang ada yg bisa menerima semua itu dgn iklas...
-
Risma: Amin... Tapi yang lebih menyedihkan adalah oran...
-
Ammar: assalamu'alikum wr wb. mohon maaf sbelumnya bang....
-
Aulia: tulisan bang beben memang selalu super isinya, wal...
-
Jiha: Aku selaly berdoa untuk hujan... Hujan, Dimana...



Recent Comments