Hampa

ruang kosong
sumber gambar: taufiqadi.wordpress.com/

Aku merasa hampa. Kali ini.

Kamu. Aku merasa sangat capek. Letih dengan hati ini. Aku merasakan kehampaan yang tidak dapat aku jelaskan. Rasa yang terus menumpuk dan terus aku tumpuk. Bingung dengan sikap semua manusia. Cemburu dengan segala situasi. Tolong mengertilah.

Apa kamu juga merasakan hal yang sama. Kekosongan pekat di dalam jiwa. Sesuatu yang ingin diisi namun mahabingung menyertai: harus diisi dengan apa kekosongan ini?

Kosong ini memang harus kosong. Kosong ini memang harus seharusnya hampa. Tidak terisi oleh apapun, kecuali oleh cahaya.

Apa kau merasakan hal yang serupa? Hampa yang tak terjelaskan ini? Dia yang berontak dari dasar, memohon cahaya, namun kau terus mengisi gelap di dalamnya. Dengan gelap semua perasaan manusia: dosa, cemburu, kemarahan, kepedihan, perasaan dikhianati dan terus ditinggalkan.

Baca Selengkapnya

Jejak Yang Hilang

Seharian aku stress. Bukan seharian, namun sepanjang tahun ini. Tepatnya sejak awal aku selesai Kerja Praktek (KP) di Arun. Tugas KP yang belum tuntas ku laksanakan, hingga… ah sudahlah, tak perlu rumit kuceritakan. Toh tak akan ada gunanya juga, tak pernah ada penyelesaian dari hanya beberapa komentar pembaca.

Namun ada satu yang kusadari, aku terlalu dalam menyimpan perasaan beku hatiku ini. Hingga kemarin, aku mencoba untuk lepas tertawa namun rasanya hatiku ini sesak. Bertingkah sok lebay namun diriku ini kosong hampa.

Beberapa hal telah ku coba. Apakah itu mengikuti perintah Tuhan atau turut nafsuku dicocok iblis. Semua hal telah, namun rasa sepi sunyi hampa ini tetap absolut tak pernah lekang oleh waktu. Tidak mengendur dia malah semakin menjadi.

Proses peluruhan diriku sedang berlangsung, dan dimulai hari ini.

Baca Selengkapnya

Teriakanku Sepi

Jika suaraku cuma hingga laring-laring
terhenti getaran tak menimbulkan bunyi
dan lidahku kelu
menjadi bisu aku

Dan sadarkah engkau?
bagaimana sepi meredam bunyi
memaksa sepi meringkuk erat
dan kebebasan jiwa sekarat dalam badan

Aaaaaggghhhhhhhh……!!!

Runtuhlah langit
kacaukan saja bumi
teriaklah seluruh umat
agar sepi hilang dalam kekalutan
dan sunyi tak pernah singgah dalam kekacauan
itu lebih baik

Goyangkan singgasana Tuhan
agar dia ikut turun bernyayi
menghentak sepi jauh mendesak ke dalam neraka
dan tumpahkan seluruh neraka dan surga
agar bersorak sama-sama kita
dan sepi hanya menjadi mitos
dongeng perkataan orang-orang terdahulu

Baca Selengkapnya

Meradang Sepi

Meradang Sepi,
gigilku mengguncang bumi
langitpun patah-patah
“Mengapa kesepian bisa sedemikian hebat?”
dan Tuhanpun terbahak

lampion-lampion telah kumatikan semua
tak pernah ada yang tahu
ssttt… aku meringkuk sendiri
pojok sudut ruang dingin pengap dan lembab
jangan ada yang tahu: aku sedang meradang sepi

Cinta bergelut
memaksaku memayapada
namun aku berontak
“biarkan aku sendiri!”
menikmati keindahan sepi

langitpun gugur
rontoklah semua bintang
dan gunung-gunung berhamburan
ibu hamil melahirkan anaknya
semua orang berontak, berteriak, berlari tak tentu arah
dan bumi telah habis usia
namun aku terpaku diam, sepi sungguh lebih hebat dari itu

kemari… ayo kemari
menikmati secanggir teh dari kesunyian
dan melahap cemilan dari kesendirian
lalu terbaring pulas, setelah kenyang
kita bermimpi tentang kesepian

Owh,
lagi-lagi Tuhan terbahak
dikiranya lucu!
menuliskan jalanku di kitab dengan kosakata sepi
membiarkanku sendiri

Tidak,
telah ada yang salah
aku tidak sepi, aku tidak sendiri
masih ada Tuhan yang terbahak
menertawaiku meradang sepi

Selaksa Hampa

Selaksa hampa!

Berjuta perasaan yang ada di dalam hati, semuanya hanya satu; jenuh. Dan jenuh itu akan terus ada, serasa abadi. Begitu absolut. TAK TERGUGAT!

Tak pernah aku membagi perasaan ini, tak pernah kecuali pada seseorang. Saat jenuh ini mencapai titik akumulasi, aku menghubunginya. Seseorang nan jauh ada di sana, di pulau Jawa, di Malang. Kepadanya aku membagi perasaan ini, namun aku tak pernah ingin jujur. Aku hanya jenuh teman.

Apakah kamu mengerti apa yang disebut dengan sepi?

Apakah kamu paham apa yang dimaknai dengan kehampaan?

Apakah kamu pernah mengeja arti tiap kesunyian?
Baca Selengkapnya

Incoming search terms: