Wanita dan Tangisan

Wanita itu datang kepadaku dengan muka memar biru. Wajahnya lebam-lebam, dapat kulihat dia begitu tersiksa. Air matanya meleleh, seolah melolong teriak minta tolong. Tangannya menutup wajah, suaranya goyah, air mata jatuh disela-sela jemari halusnya. Kasihan. Terisak, dia menangis sedu-sedan. Jika manusia melihatnya, tak ada seorangpun yang tak akan iba. Wanita, mengapa selalu tersakiti? “Lho, kamu […]

Dan Pasir Pun Berbisik

Kami berdua berjalan diantara pepasir pantai. Aku dan dia, sahabatku. Terkadang kami berjalan bersama diantara riak awan atau menyelam jauh ke dasar samudera. Kami melakukan itu hanya untuk satu hal, berkata dan berbicara. Sore itu, langit cerah. Sore pantai tak ada panas, hembusan angin sepoi-sepoi mengibarkan ujung-ujung baju kami berdua. Diantara riak ombak kami berjalan […]