Futur

Futur… Entah mengapa, semakin lama aku merasa imanku ini semakin meruntuh. Dia tidak turun teman, tetapi dia meruntuh. Meruntuh seperti longsoran tanah yang tak kokoh menahan beban. Meruntuh seperti awan yang terseret garam. Imanku benar-benar meruntuh. Aku pernah berkata kepada salah seorang temanku, “Sahabat, mungkin aku satu-satunya generasi gagal tarbiyah.” Walau dihadapan teman-temanku aku masih […]