Teruntuk Mujahidku

Aku mendapatkan tulisan ini dari blogsnya rifka. Waktu aku ingin menyelesaikan tulisan Lelaki Abu-abu, tulisan ini rencananya akan kujadikan pendamping tulisanku tersebut, tetapi sayang… ide awal Lelaki Abu-abu abortus di tengah jalan hingga aku kehilangan eksistensi ide awal tulisannya. Tulisan Lelaki Abu-abu yang kalian lihat itu sebenarnya tidak mengandung ide awal yang ingin kuceritakan. Namun … Continue reading Teruntuk Mujahidku

Cinta Jangan Sampai Buta

Lagi-lagi aku menemukan, mereka yang sedang jatuh cinta, kemudian menjadi buta. Berbicara tentang kehidupan tidaklah semudah membuat permodelan fisika lantas mencari persamaan matematisnya. Kehidupan adalah jalinan yang kompleks. Reaksi berjuta kimia yang tidak setiap orang menjadi paham, apa yang sedang orang lain pikirkan.

Selagi Masih Sempat

Kebanyakan dari kita, mungkin selalu terlambat untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orang tua kita. Mungkin, hanya ada tetes air mata kerinduan setelah mereka pergi, namun saat mereka masih bersama-sama kita, saling tertawa atau berbagi rasa, kita seperti melupakan kehadiran mereka. Dan setelah masa keberpisahan itu tiba, baru kita sadar, betapa kita mencintai mereka.

Menilai Secara Adil

Terlalu sering, kita, ego kita, sekutu kita, menilai sesuatu dengan timpang dengan sudut pandang keegoisan. Segala sesuatu yang boleh jadi benar namun ketika dilakukan oleh orang-orang yang kita benci akan dianggap sebagai suatu kesalahan.