Cinta Tanpa Kata

Seseorang membaca blogku dan mulai berbicara. “Cintamu tidak sedalam cinta yang aku punya.” Saat itu aku tidak membalas apapun yang hendak dikatakannya. Aku cuma diam, takzim, mendengarkan runut cerita berikutnya. Engkau mencintai dengan kata-kata, dengan berbicara, dengan berbahasa. Engkau bercerita di mulut keduamu ini, tentang segala hal yang engkau rasa. Pitin-pitin hati yang memilin. Sebuah […]

Read More

Derita Setengah Hujan

Dalam keadaan apa menurutmu sesuatu itu paling menderita? Aku kata, dalam keadaan setengah. Tidak memuncak, tidak juga membumi. Pertengahan diantara keduanya. Itulah hal yang paling sangat membuatmu derita. Jikalah kita ambil misal tentang cinta. Yang paling berbahagia itu adalah ketika kedua telapak bertepuk tangan. Anggaplah dia itu satu. Dan setengah adalah ketika telapak cintamu cuma […]

Read More

Mungkin Jodoh

Aku teramat sering merindukanmu Menunggumu seringnya dalam diam Berkaca di layar yang penuh dengan aksara Melihatmu bercerita tentang segala hal Walau sejujurnya, yang aku tunggu :kau bercerita tentangku Pikiranku terbang Di awan yang tidak putih Dan langit tidaklah serupa bumi Di sini, setiap rintik hujan Jatuh menetes, membentuk namamu Dari seluruh perjumpaan Ingin rasanya aku […]

Read More

Siapa Dia?

Basi! Sia-sia! Entah langit, entah bumi, yang walau memiliki semua cerita dari awal mula ada namun tidak juga memberiku jawab. Aku kadang teramat bingung: bumi kenapa bisu, dan langit mengapa hadir tanpa suara. Alangkah elok jika mereka juga mampu berbicara, saat ada anak manusia gusar ingin bertanya maka bolehlah barang satu dari mereka yang mencoba rumuskan sebuah jawabannya.

Read More