Kebencian

Kebencian-kebencian itu menggeletikku, merengek-rengek seperti anak kecil meminta untuk dilepaskan. Sebahagian telah kulepaskan, namun terlampau besar untuk semua diutarakan. Amarah-amarah yang terus dipendam menjadi sampah hati. Mereka yang tidak bersalah menjadi korban, dan yang kecil pun berkobar membara menjadi hutan api. Ahh… Mengapa sebagai makhluk aku harus terlalu memperhitungkan? Mengapa harus mengeja bahwa tiap kebaikan […]

Read More

Laron dan Api

Bukankah Tuhan telah memberikanmu hati, juga air mata. Dan sebuah cerita, bahwa segalanya akan kembali berulang. Dan tugas kita untuk memilih, ingin terus jatuh dalam lubang yang sama, atau belajar dari setiap kesalahan. Untuk menjadi lebih matang.

Read More