Ruang Hati

Kemarin, aku memiliki sebuah ruang yang kunamakan ruang hati. Di tempat itu aku sering berteduh, bercerita, dan sesekali curhat tentang aku dan kehidupanku. Namun, ruang itu sekarang ketika aku melihat sudah disegel. Sebuah papan bertuliskan: “SEDANG DIRENOVASI” ditulis besar-besar menghalangi pintu masuk. Aku bingung. Gundah. Tak mengerti. Ruang itu terlalu sering aku gunakan, ketika hujan […]

Adakah Aku di Hatimu?

Tak henti aku bertanya, adakah aku di hatimu? Kapankah waktu akan bermula, untukku mulai berakar di hatimu. Untukku mampu menjajah hati seseorang yang selama ini begitu kupuja. Inginku kuat mengambil hati itu, lantas kusimpan, kujaga, kurawat, dan tak akan kembali kuberikan air mata kepada hati itu. Cukup aku yang menangis, untuk semua waktu yang telah […]

Laskar Patah Hati

Lama aku tak menulis cerita cinta. Kadang, menurut pendapat beberapa orang yang membaca blog ini, jika aku telah menulis cerita cinta, entah itu kesedihan atau apalah, mereka merasa terhanyut dan seperti merasakan apa yang aku rasakan. Kalau kulihat, tulisanku jarang melakukan ekspolarasi bahasa dan bahkan terlalu verbal. Aku mendikte perasaanku kepada para pembaca, memaksa mereka […]

Surat Untuk Yang Tersakiti

Teruntuk seseorang yang pernah ku sakiti. Teruntuk seseorang yang kecewa dengan tingkahku selama ini, untuk dia yang terus berdiam diri, untuk seseorang yang pernah mengisi namanya dihatiku ini. Assalamu’alaikum wahai engkau yang pernah tersakiti, Lama kita tidak saling mengirim kabar, teramat lama juga kita membangun luka antara sesama kita. Maafkanlah aku yang terus kecewa, maafkan […]

Bahkan Lelaki Pun Menangis

Bahkan lelaki pun menangis… Barusan aku membaca blognya Rifka, ternyata dia baru saja mencoba menulis sebuah cerita. Judulnya Jangan Lagi Satria*. Membaca ceritanya aku seperti membaca masa laluku, tentunya dengan tokoh, karakter, setting, dan alur yang berbeda namun memiliki garis besar yang identik. Sebuah pengakuan masa lalu yang ingin ku kubur dalam-dalam. Sebuah corengan dimukaku. […]