Surat Untuk Cintaku

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya lelaki yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu. Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku … Continue reading Surat Untuk Cintaku

Menilai Secara Adil

Terlalu sering, kita, ego kita, sekutu kita, menilai sesuatu dengan timpang dengan sudut pandang keegoisan. Segala sesuatu yang boleh jadi benar namun ketika dilakukan oleh orang-orang yang kita benci akan dianggap sebagai suatu kesalahan.

Jadilah Bumi

Ada berapa ribu gempa yang terjadi setiap hari di bumi? Badai yang memporak-porandakan. Laut yang menelan. Namun bumi ini tidak pernah sedetik pun berhenti berputar. Aku seharusnya menjadi bumi. Tidak terhenti ketika begitu banyak masalah menghantam bertubi. Terlebih, jika itu soal cinta. Kesepakatan. Aku belajar banyak dari kawanku bahwa kesepakatan tidak berarti apapun! Si nomor … Continue reading Jadilah Bumi

Laskar Patah Hati

Lama aku tak menulis cerita cinta. Kadang, menurut pendapat beberapa orang yang membaca blog ini, jika aku telah menulis cerita cinta, entah itu kesedihan atau apalah, mereka merasa terhanyut dan seperti merasakan apa yang aku rasakan. Kalau kulihat, tulisanku jarang melakukan ekspolarasi bahasa dan bahkan terlalu verbal. Aku mendikte perasaanku kepada para pembaca, memaksa mereka … Continue reading Laskar Patah Hati

Logaritma, Aku Terkagum

Diantara semua sahabat, ada seorang yang membuatku bangga. Aku ingin dia tak tahu betapa bangganya aku terhadapnya, karenanya marilah kita beri dia inisial “Logaritma“. Aku punya beberapa sahabat, namun tak ada yang sedrastis dia. Keinginannya menjadi manusia yang terbaik dalam menjalankan agama membuatku terkagum. Engkau tahu kawan? Banyak kulihat orang-orang yang dulunya baik namun melemah … Continue reading Logaritma, Aku Terkagum