Kepak Sayap-sayap Tumpul

“EL!” pekiknya. Aku menengadah ke atas, mencoba mencari El di atas langit-langit dunia. Pekikan-pekikan kami terbitkan, demikian seperti yang diajarkan para murshid. Pekikkan nama El di mana kalian butuh dia, kapan pun, di mana pun. “EL !!!” Aku ikut serta memekik. Semoga El belum lagi tuli. Kau tahu? Aku hampir tidak percaya dengan keberadaan El. […]

Ayo Bersabar !!!

Mempelajari kesabaran itu serta keikhlasan memiliki kedalaman seluas lautan. Kesabaran tidak mengujimu dari seberapa berat penderitaanmu, namun juga menguji seberapa sanggup engkau menerima sebuah kenikmatan. Kebanyakan yang diuji dengan kesulitan berhasil lolos, namun ketika diuji dengan kenikmatan, betapa banyak yang jatuh bergelimpangan. Zuhud adalah jalan untuk tetap bersabar dalam kenikmatan. Tuhan menguji kesabaranku dengan cinta. […]

Ketika Cinta Sahabat

Aku memiliki seorang sahabat dari dunia IRC. Dia adalah seorang yang pertama kali dan satu-satunya yang mengirimkanku ucapan SELAMAT melalui kartu pos. Awalnya ku kira dunia irc sama sekali berbeda dengan dunia nyata, dan memang terkadang berjalan demikian namun sosok ini berbeda. Dan kau tahu teman, engkau adalah sahabat IRC ku yang paling rewel, namun […]

Bayangan Dusta

Membohongi diri sendiri itu tidak mudah, terutama membohongi hati. Membohongi bahwa cinta itu telah lama mati, padahal aku masih terus mengingatnya dan belum menemukan seorang pengganti. Taman Surga… Aku lupa, tak pernah ku menghitung hari yang berlalu. Entah berapa lama hatiku masih terus teriris, masih terus perih oleh guratan-guratan rasa sesak yang sulit untuk kuungkapkan. […]

Manusia Perahu Adalah Saudara Kita

Permulaan tahun 2009, pekan kedua bulan Januari dan awal Februari, Aceh kedatangan ratusan tamu luar negeri yang dibuang oleh negaranya sendiri. Sungguh malang nasib tamu yang terkenal dengan sebutan “manusia perahu” ini. Di negeri asalnya disiksa dan dizalimi, di negeri tetangga diusir dan dibuang. Dan sekarang, tamu yang merupakan Muslim Rohingya itu terdampar diperairan Sabang dan Idi Rayeuk, Nanggroe Aceh Darussalam. Akankah mereka akan mengalami nasib serupa dari pemerintah kita?