Sekufu

Sekufu. Dulu aku mengira bahwa sekufu itu adalah persepsi dari tingkatan iman, sehingga suatu hari aku diingatkan: “siapa yang mampu menilai tingkatan iman seseorang kecuali Allah?” Aku merenung. Dia benar. Salah satu yang terbaik dalam mencari pasangan nikah adalah sekufu. Sekufu yang berarti bersederajat. Jika seseorang itu dari seorang bangsawan, alangkah lebih baik jika pasangannya […]

Cinta Ada Saatnya.

Perasaan yang membuncah, entah mengapa membuat aku mengirimkan pesan kepada sahabat terbaikku: lelaki. Isi pesannya, cukup aku dan lelaki yang tahu. Aku masih menyimpan pesan Nuril, temanku di FLP yang tomboy, jenggo, dan suka sewot sama diriku yang entah mengapa tiba-tiba pengirimkan pesan tentang cinta. Akupun heran, dugaku, mungkin dia sedang jatuh cinta. Assalamu’alaikum saudaraku, […]

Hidup Itu Tidak Seperti Bola

Hidup itu tidak seperti bola. Hidup itu seperti trapesium, memiliki wajah yang berbeda jika dipandang dari sisi yang berbeda. Hidup itu unik, yang kita anggap menyakitkan belum tentu adalah rasa sakit. Rasa sakit cuma ada dalam pikiran kita, rasa benci, rasa kesal, emosi-emosi yang meletup itu hanya ada dalam bayangan kita. Hidup itu anugerah. Walau […]

Cinta Itu Berat

Sumpah aku benar-benar mencintainya. Cinta yang dalam yang sedang kurasakan. Aku masih menyimpan SMS tanggal 9 Juli 2007 jam 3:59 pagi saat dia juga berkata suka padaku, aku masih menyimpannya hingga sekarang. SMS yang selama ini kukenang. SMS yang jika kubaca mampu membangkitkan semangatku ditengah keletihan jiwa, SMS yang selalu kumaknai mampu membuatku menempus atmosfir-atmosfir […]

Episode Monolog

“Aku lelah… teramat lelah.” Tiba-tiba saja dia berkata seperti itu, aku tak mengerti dari mana suara itu timbul. Dari bibirnya, atau dari hatinya. Aku sungguh tak tahu. ”Ben, hidup ini rasanya terlalu lama. Terkadang juga begitu singkat.” Kali ini aku menoleh kepadanya, mencoba lebih fokus terhadap setiap ucapannya, ucapan yang biasa saja namun terkadang sulit […]

Sepenggal Puisi Pagi

Ben, saya ga mau jika harus sampai kehilangan dia karena dia selalu salah paham ke saya. Saya ga tahu harus bagaimana lagi menjelaskan ke dia kalau saya ga bisa jauh dari dia. Tetapi dia sekarang menjadi pembenci, terlalu membenci… Mungkin aku lebih mengerti darimu teman apa itu arti sebuah cinta, terlebih jika cinta itu tertahan […]