Ikhlas itu Sungguh Teramat Indah

Hari ini aku chatting dengan bidadari. Dia bertanya mengapa aku menghapus dia di akun facebooknya. Sebelumnya dia sudah sms aku, telepon juga sudah. Dia minta kejelasan dan konfirmasi, jangan-jangan aku termakan seseorang yang sedang mengganggunya. Dia takut jika aku lebih mempercayai orang tersebut daripada dirinya yang sudah lama berkenalan. Jelas dia salah sangka. Aku memang […]

Baca Selengkapnya

Dan Pasir Pun Berbisik

Kami berdua berjalan diantara pepasir pantai. Aku dan dia, sahabatku. Terkadang kami berjalan bersama diantara riak awan atau menyelam jauh ke dasar samudera. Kami melakukan itu hanya untuk satu hal, berkata dan berbicara. Sore itu, langit cerah. Sore pantai tak ada panas, hembusan angin sepoi-sepoi mengibarkan ujung-ujung baju kami berdua. Diantara riak ombak kami berjalan […]

Baca Selengkapnya

Maka Shalatlah Kamu

Setelah muntah-muntah, mengigil, gemetaran, takut, sakau, dan kolaps, aku tak tahu harus bagaimana. Aku benar-benar terkapar. Mungkin cuma sms dari Wendri yang membuatku tidak malu untuk menangis. Mungkin cuma itu. Lalu lembaran-lembaran Quran itu mulai kubuka, kubaca dengan tartil, ayat demi ayat. Namun rasa sesuatu yang mengganjal di dalam hati ini belum sepenuhnya terbebas. Masih […]

Baca Selengkapnya